Jaringan Komputer

Apa Itu Perangkat Jaringan Komputer?

Apa Itu Perangkat Jaringan Komputer?

Apa Itu Perangkat Jaringan Komputer? – Dua komputer atau lebih dapat saling terhubung dan berbagai sumber data dikarenakan adanya perangkat jaringan yang menjembatani kedua komputer tersebut. Perangkat keras jaringan komputer merupakan perangkat yang digunakan untuk mencapai tujuan dari fungsi jaringan komputer itu sendiri.

Seperti berbagi sumber daya, berkomunikasi dan lain sebagainya. Sudah tahukah anda apa saja perangkat-perangkat jaringan komputer tersebut? Simak macam-macam perangkat jaringan komputer dibawah ini:

1. Router

Router - Apa Itu Perangkat Jaringan Komputer?

Router merupakan perangkat jaringan yang berfungsi menghubungkan dua jaringan atau lebih sehingga data dapat dikirim dari satu jaringan ke jaringan yang lain. Dengan menggunakan router, kita bisa menghubungkan dua jaringan yang berbeda, contoh 192.168.2.0/24 dapat terhubung dengan jaringan 200.200.200.0/24.

Sekilas cara kerja router bisa dibilang mirip dengan bridge, yakni sama-sama meneruskan paket data, membagi jaringan menjadi beberapa segmen atau menyatukan segmen-segmen jaringan tersebut, hanya saja router berada pada lapisan ketiga OSI.

2. Wireless Card

Wireless Card - Apa Itu Perangkat Jaringan Komputer?

Wireless card merupakan salah satu perangkat jaringan yang dapat menghubungkan dua device secara nirkabel atau tanpa menggunakan media kabel. Dengan menggunakan wireless card, dua komputer atau lebih dapat saling terhubung melalui jaringan wifi, tanpa harus menggunakan kabel jaringan.

Laptop saat ini kebanyakan sudah dilengkapi dengan wireless card didalamnya, jadi kita tidak perlu membelinya secara terpisah, berbeda dengan komputer yang terlebih dahulu kita harus membelinya secara terpisah.

3. LAN Card.

LAN Card - Apa Itu Perangkat Jaringan Komputer?

Sama halnya dengan perangkat jaringan yang lain, LAN card juga berfungisi menghubungkan dua atau lebih komputer dengan menggunakan media kabel. Perangkat ini biasanya banyak digunakan dalam jaringan LAN.

LAN card juga bertugas mengubah aliran data yang berbentuk paralel menjadi bentuk serial, sehingga dapat ditransmisikan melalui media jaringan seperti kabel UTP.

4. Modem

Modem

Modulator demodulator atau yang sering disingkat dengan modem merupakan perangkat jaringan yang memiliki fungsi mengubah sinyal digital menjadi sinyal analog atau sebaliknya.

Data yang diberikan kepada komputer ke modem umumnya berbentuk sinyak digital. Maka dari itu, ketika modem mendapatkan data berbentuk sinyal analog, modem harus merubahnya terlebih dahulu menjadi sinyal digital agar dapat diproses lebih lanjut oleh komputer.

5. Bridge

Bridge

Bridge merupakan perangkat jaringan yang memiliki fungsi memperluas suatu jaringan sekaligus membuat sebuah segmen jaringan.

Cara kerja bridge yaitu mengenali alamat MAC yang mentransmisi sebuah data ke jaringan, kemudian bridge akan membuat tabel internal secara otomatis, dimana tabel ini dapat menentukan segmen mana yang akan dirouting maupun yang akan difilter.

6. Hub

Hub

Hub merupakan salah satu perangkat jaringan yang bertugas mengubah sinyal transmisi jaringan, dimana hal tersebut dimaksudkan agar kedua komputer atau lebih dapat saling terhubung.

Hub tidak dapat mengatur alur jalannya suatu data, sehingga setiap paket data yang melewati hub akan dibroadcast ke semua port sampai paket data yang dimaksud sampai ke tujuan. Hal inilah membuat paket data yang dikirim mengalami collision atau tabrakan data.

7. Switch

Switch

Switch merupakan perangkat jaringan yang memiliki fungsi yang hampir sama dengan hub, tetapi perangkat ini ‘lebih pintar’ dari hub karena dapat mengatasi masalah collision data. Tidak hanya itu, switch juga memiliki beberapa kelebihan seperti kecepatan transfer data maupun luas jaringan yang jauh lebih bagus dari hub.

Selain itu, switch tidak hanya digunakan untuk membagi sinyal tetapi juga memfilter paket data kemudian meneruskannya ke jaringan yang dituju.

8. Kabel Jaringan

Kabel Jaringan

Kabel jaringan merupakan media transmisi berbentuk kabel yang digunakan untuk menghubungkan dua komputer atau lebih untuk saling bertukar data.

Ada beberapa jenis kabel yang biasa digunakan, seperti kabel utp, stp, coxial maupun fiber optik. Biasanya, jenis kabel yang digunakan tergantung pada jenis topologi jaringan yang digunakan.

9. Repeater

Repeater

Repeater adalah perangkat jaringan yang memiliki fungsi memperluas jangkauan sinyal wifi dari server agar perangkat lain bisa terhubung.

Cara kerja dari repeater itu sendiri adalah dengan menerima sinyal dari server, kemudian memancarkannya kembali dengan jangkauan yang lebih luas dan kuat, denagn kata lain sinyal yang lemah dapat dipancarkan kembali menjadi lebih kuat dan luas.

10. Access Point

Access Point

Access point ini terdiri dari antenna dan transceiver yang digunakan untuk transmisi dan menerima sinyal dari client atau sebaliknya. Dengan adanya AP ini, kita dapat terhubung dengan jaringan LAN secara nirkabel.

Dengan kata lain, access point ini berfungsi menghubungkan dua jenis jaringan yang berbeda, yaitu antara jaringan wireless dan jaringan LAN.

Dengan adanya beberapa perangkat jaringan yang telah disebutkan diatas, kedua komputer atau lebih bisa saling terhubung dan saling bertukar data. Simak juga mengenai macam-macam topologi jaringan. Agar anda tahu beberapa struktur atau konsep sebelum anda membangun sebuah jaringan.

Baca Artikel Menarik Lainnya : Pengertian Router Beserta Fungsi

Ketahui Pengertian FTP Beserta Fungsi

Ketahui Pengertian FTP Beserta Fungsi

Ketahui Pengertian FTP Beserta Fungsi – Ketika anda mendownload suatu file di internet, pernahkan anda berfikir bagaimana bisa kita mendownload file tersebut? Terus ketika kita mengupload suatu file, bagaimana semua itu bisa terjadi?

Itu semua karena peran dari FTP. FTP atau File Transfer Protocol merupakan protokol internet. Yang digunakan untuk urusan pengiriman data dalam jaringan komputer. Seperti upload dan download file yang dilakukan oleh FTP client dan FTP server.

Baca Artikel Menarik Lainnya : Pengertian Hub Beserta Fungsinya

Layanan FTP bisa diatur menjadi FTP public, dimana semua orang bisa mengakses data-data yang ada di server FTP dengan mudah. Selain dapat diatur menjadi FTP public, layanan FTP ini juga bisa diatur agar tidak semua orang dapat mengakses data-data yang ada di server, jadi hanya pengguna terdaftar saja yang memiliki izin untuk mengakses data-data tersebut.

FTP berkerja menggunakan salah satu protokol yang dapat diandalkan untuk urusan komunikasi data antara client dan server, yaitu protokol TCP (lebih tepatnya menggunakan port nomor 21). Dengan adanya protokol ini, antara client dan server dapat melakukan sesi komunikasi sebelum pengiriman data berlangsung.

Terus apa perbedaan antara FTP client dan FTP server?

FTP server merupakan server yang bertugas memberikan layanan pengiriman/ tukar menukar data kepada FTP client dengan syarat FTP client harus meminta (request) terlebih dahulu kepada FTP server.

Sedangkan FTP client merupakan komputer/ perangkat yang meminta layanan tukar menukar data kepada FTP server. Setelah terkoneksi dengan FTP server, FTP client dapat melakukan proses download, upload dan lain sebagainya sesuai dengan izin yang telah diberikan oleh FTP server sebelumnya.

Cara Kerja FTP

Satu-satunya metode yang digunakan oleh FTP adalah metode autentikasi standar, dimana diperlukan username dan password untuk mengakses data-data yang ada pada FTP server.

Pengguna yang terdaftar (memiliki username dan password) memiliki akses penuh pada beberapa direktori-direktori. Beserta file-file yang ada di dalamnya sehingga pengguna yang terdaftar tersebut. Dapat membuat, menyalin, memindahkan atau bahkan menghapus direktori-direktori tersebut.

Untuk cara kerjanya, terlebih dahulu FTP client harus meminta koneksi kepada FTP server. Jika sudah terhubung dengan FTP server maka FTP client dapat melakukan pertukaran data seperti upload dan download data.

Manfaat dari FTP

  • Kita dapat melakukan pertukaran file antar komputer dengan mudah, walaupun file tersebut memiliki ukuran yang besar
  • Bagi pemilik website, dengan adanya FTP, mereka dapat melakukan backup website mereka dengan mudah
  • Kita dapat melakukan indirect maupun implicit remote computer
  • FTP menyediakan transfer data yang reliable dan efisien.

Kesimpulan

Jadi FTP merupakan protokol yang digunakan untuk keperluan transfer/ tukar menukar data antar komputer (client dan server), dimana dengan adanya FTP, kita bisa melakukan upload dan download file dengan mudah.

Sekian untuk artikel hari ini. Semoga tulisan saya mengenai pengertian FTP beserta cara kerja dan manfaatnya bermanfaat dan mudah anda pahami.

Pengertian Newsgroup Beserta Fungsi

Pengertian Newsgroup Beserta Fungsi

Pengertian Newsgroup Beserta Fungsi – Sebagai makhluk sosial, sudah menjadi naluri bagi manusia untuk saling berdiskusi dan berbagi informasi untuk kehidupan yang lebih baik serta wawasan yang lebih luas. Kemajuan teknologi di sekitar tahun 1970-1980-an memungkinkan manusia untuk saling berbagi informasi tanpa harus bertatap muka, yaitu dengan memanfaatkan Newsgroup.

Baca Artikel Menarik Lainnya : Pengertian Access Point Beserta Fungsi

Hingga masa kini, newsgroup terus mengalami perkembangan, yang juga merambah ke dunia media sosial seperti Facebook, Twitter, hingga Windows Messenger. Walaupun sistemnya berbeda-beda, namun fungsi newsgroup biasanya sama. Ingin mempelajari lebih detail mengenai pengertian newsgroup, hirarki newsgroup, fungsi newsgroup, dan perbedaan newsgroup dengan mailing list? Simak penjelasannya dalam artikel berikut.

Pengertian Newsgroup

Newsgroup, seperti namanya yang berasal dari kata news (berita) dan group (kelompok) merupakan sebuah kelompok untuk berdiskusi mengenai suatu berita atau topik tertentu. Newsgroup disalurkan oleh UseNet, yaitu jaringan kelompok diskusi yang terdistribusi secara global.

Usenet sendiri pertama kali dicetuskan oleh mahasiswa pascasarjana bernama Tom Truscott dan Jim Ellis pada tahun 1979, yang kemudian dibangun sistemnya pada tahun 1980. Usenet dapat digunakan oleh user (pengguna) untuk membaca dan mengirim pesan dan artikel ke satu kategori atau lebih yang disebut dengan nama Newsgroup. Dalam banyak hal, Newsgroup hampir menyerupai dengan Bulletin Board System, yang juga merupakan cikal bakal forum di Internet yang banyak ditemukan di masa kini.

Newsgroup memerlukan software untuk membaca pesan-pesan yang terdapat di dalamnya, software tersebut dinamakan dengan Newsreader. Protokol yang digunakan pada Newsgroup adalah NNTP (Network News Transfer Protocol), yaitu protokol yang berfungsi untuk bertukar isi berita dalam jaringan Usenet.

Hirarki Dalam Newsgroup

Pengertian Newsgroup Beserta Fungsi – Berbeda dengan Bulletin Board System, newsgroup memiliki hirarki tersendiri untuk mengelompokkan beberapa tema sehingga mempermudah pengguna untuk mengatur info apa saja yang ingin dibaca dan memudahkan pengguna untuk menyimpan berita. Hirarki yang terdapat dalam newsgroup cukup banyak jumlahnya, namun yang paling umum ada 8 hirarki pada newsgroup :

Hirarki dalam Newsgroup

  1. comp.* : Singkatan dari computer, digunakan untuk diskusi yang bertopik seputar komputer.
  2. news.* : Digunakan untuk obrolan seputar usenet.
  3. sci.* : Digunakan untuk diskusi mengenai topik ilmu pengetahuan (science).
  4. rec.* : Digunakan untuk diskusi yang berkaitan dengan refreshing/rekreasi (game, hobi).
  5. soc.* : Digunakan untuk diskusi mengenai topik-topik sosial (sejarah, sosiologi, dsb).
  6. talk.* : Digunakan untuk topik-topik yang sering diperdebatkan seperti politik/agama.
  7. misc.* : Singkatan dari miscellaneous (aneka rupa), untuk topik beraneka ragam yang tidak ada dalam hirarki di atas.
  8. humanities.* : Digunakan untuk diskusi topik yang berhubungan dengan literatur/filsafat.

Hirarki tersebut dikenal pula dengan hirarki Usenet. Awalnya, hanya ada 7 hirarki yang dikenal dengan “Big Seven”, yaitu keseluruhan hirarki di atas dengan pengecualian humanities. Tujuh hirarki ini dibentuk pada tahun 1986-1987, setelah sebelumnya semua topik digabungkan dalam hirarki (alt.*). Namun seiring perkembangannya, pada tahun 1995, ditambahkan hirarki humanities.* yang mengubah “Big Seven” menjadi “Big Eight”.

Jadi, misalkan seseorang mengakses newsgroup seperti rec.arts.sf.starwars.games, bisa dipastikan bahwa newsgroup tersebut merupakan kelompok diskusi yang berisikan topik recreational (rekreasi) yang bisa jadi berisikan diskusi mengenai game mengenai Starwars.

Sebetulnya tidak hanya delapan hirarki yang ada pada newsgroup, bahkan jumlahnya lebih banyak lagi. Misalnya saja ada hirarki yang digunakan untuk menunjukkan diskusi pada negara tertentu, misalnya aus.* (untuk Australia), cn.* (untuk China), hk.* (untuk Hong Kong), dan masih banyak lagi.

Fungsi Newsgroup

Fungsi Newsgroup

Fungsi utama newsgroup adalah mewadahi orang-orang yang ingin berbagi informasi mengenai berbagai hal yang diketahuinya dan juga orang-orang yang ingin berdiskusi mengenai hal tersebut. Secara singkat, fungsi-fungsi lainnya dari newsgroup dapat dirangkum dalam beberapa poin berikut :

  1. Mengumpulkan orang-orang yang memiliki minat sama untuk saling berdiskusi.
  2. Media berbagi pengetahuan tentang berbagai hal yang positif untuk pengembangan wawasan.
  3. Memangkas kebutuhan tempat dan waktu banyak orang untuk berdiskusi. Tiap orang tidak lagi harus berada di satu tempat dan waktu yang sama untuk bisa saling berbagi informasi.

Perbedaan Newsgroup dengan Mailing List

Walaupun memiliki fungsi yang relatif sama, namun terdapat perbedaan antara newsgroup dan mailing list yang disajikan dalam beberapa poin berikut berikut.

1. Keanggotaan

Terdapat perbedaan sistem antara newsgroup dan mailing list di sistem keanggotaan. Jika pada mailing list pengguna harus mendaftar terlebih dahulu di suatu kelompok diskusi untuk bisa melihat dan mengikuti perkembangan obrolan, pada newsgroup pengguna tidak perlu mendaftarkan diri dan dapat langsung bergabung untuk diskusi.

2. Akses Informasi

Perbedaan kedua ada pada cara mengakses informasi yang ada. Pada mailing list, para pengguna akan mendapatkan email yang berisikan informasi yang dibagikan oleh salah satu anggota kelompok, berbeda dengan newsgroup yang jika seseorang ingin mengetahui info tertentu, ia harus lebih proaktif untuk mencari newsgroup yang sesuai dengan kebutuhannya.

3. Update Berita Terbaru

Pada sistem mailing list, anggota dalam suatu kelompok akan selalu mendapatkan informasi terbaru dalam waktu seketika, karena sistem pembagian informasi langsung dikirim dan sampai di inbox anggota milist. Berbeda dengan newsgroup, jika kurang aktif membuka newsgroup, bisa dipastikan ada sedikit banyak ketertinggalan informasi yang telah dibagikan ketika tidak membuka newsgroup.

4. Kapasitas Penyimpanan

Jika sebuah mailing list memiliki anggota yang sangat aktif. Akan ada banyak informasi yang dibagikan, yang bisa memakan kapasitas penyimpanan email sehingga lebih cepat penuh. Belum lagi dengan adanya spam atau info-info yang tidak dibutuhkan oleh anggota milist. Beda halnya dengan newsgroup yang tidak dalam bentuk email sehingga akun email seseorang tidak akan terbebani. Informasi terbaru yang belum tentu sangat dibutuhkan.

Pengertian Gopher Beserta Fungsi

Pengertian Gopher Beserta Fungsi

Pengertian Gopher Beserta Fungsi – Saat ini internet bukanlah hal asing ataupun mewah di lingkungan masyarakat. Bahkan internet kini menjadi bagian dari kehidupan sehari hari, entah itu pendidikan, pekerjaan, dan lain sebagainya.

Banyak hal yang bisa anda dapatkan dan anda lakukan melalui internet. Dapat dikatakan jika internet adalah jaringan komputer dalam skala yang besar dan luas bahkan mendunia. Dengan adanya internet, dunia saling terhubung satu sama lainnya dengan mudah.

Misalnya saja, saat ini anda bisa berkomunikasi dengan orang lain. Meskipun dalam jarak jauh sekalipun melalui smartphone. Menyaksikan acara tv yang dilangsungkan di stasiun tv luar, dan masih banyak lagi contoh lainnya.

Ada beberapa macam layanan internet yang saat ini dapat anda gunakan, mulai dari email (electronic mail), Mailing List, Telnet, File Transfer Protocol, Newsgroup, Internet Relay Chat, World Wide Web (WWW), Gopher, dan masih banyak lagi.

Fungsi dari layanan internet ini tentu saja memudahkan anda untuk mengakses internet, mulai dari informasi kehidupan pribadi, hobi, pengembangan pribadi, bisnis, ekonomi, forum-forum, dan lain sebagainya. Kali ini akan dibahas lebih lanjut mengenai salah satu layanan internet yang ada, yaitu Gopher.

Gopher sendiri merupakan aplikasi perangkat lunak yang di dalamnya berisikan menu-menu mengenai sistem pencarian informasi. Namun sayangnya, saat ini sudah jarang sekali orang yang menggunakan aplikasi gopher, bahkan mungkin hampir tidak ada. Namun tak ada salahnya jika mempelajari hal ini lebih lanjut.

Pengertian Ghoper

Ghoper merupakan aplikasi perangkat lunak yang mana tersusun dari menu-menu sistem pencarian informasi. Situs yang menggunakan layanan atau protocol gopher sebenarnya berupa menu yang mewakili informasi dan data yang ada.

Pada dasarnya yang dimaksud dengan menu disini adalah daftar isi untuk mengolah serta menunjukan informasi-informasi tertentu. Layanan gopher ini menggunakan FTP sebagai cara dalam pertukaran file.

Serta Telnet (Tele Networking) pada koneksi-koneksi server tertentu. Meskipun saat ini layanan gopher sudah jarang sekali digunakan. Namun masih ada beberapa populasi kecil yang masih menjadi server aktif.

fungsi gopher

Protocol gopher ini menawarkan beragam fitur-fitur terbaik namun tidak didukung dengan Native Web. Akan tetapi gopher menggunakan hirarki yang lebih kuat di dalam informasi yang ada di dalamnya. Gopher memiliki sistem dengan basis menu yang paling dasar dengan menyediakan konektivitas yang mana akan saling menghubungkan antara file-file yang ada di dalam komputer-komputer di internet. File-file tersebut akan tampak seperti direktori berseri yang ada di sekitar menu Gopher, padahal file-file tersebut sebenarnya berada di komputer lainnya.

Tak hanya itu saja, gopher juga menyediakan akses menuju dokumen teks, untuk suara digital dan grafik hanya bisa dimaksukkan ke dalam kumpulan dokumen yang didownload terlebih dahulu di komputer lokal. Setelah itu barulah anda dapat melihatnya sama seperti program lainnya. Gopher juga memungkinkan penggunanya untuk mengakses fasilitas lainnya di internet, misalnya saja Telnet yang dapat memudahkan dalam komunikasi jarak jauh.

Fungsi Gopher

Dengan adanya aplikasi gopher, pengguna tidak perlu untuk mengetahui alamat khusus yang ada di komputer yang digunakan. Aplikasi gopher sendiri adalah sistem yang dapat memungkinkan pengguna untuk bisa mengakses segala situs situs yang ada. Tak hanya itu saja, gopher juga merupakan sistem yang memiliki otomatisasi sehingga pengguna dapat mengakses beragam informasi yang ada dengan menggunakan hirarki.

Cara Kerja Gopher

Cara Kerja Gopher

Cara kerja dari protokol gopher ini adalah mencari dokumen ataupun data yang berdasar pada teks atau text base. Namun sebelumnya, komputer harus dihubungkan terlebih dahulu dengan koneksi internet yang ada di gopher server dan kemudian menyimpan informasi dan data tersebut. Jenis protocol gopher lama yang terlalu rumit ini lah yang terkadang menyebabkan orang-orang mulai meninggalkan layanan ini. Pengembangan protocol gopher dilakukan beberapa mahasiswa Universitas Minnesota, Amerika Serikat.

Baca Artikel Menarik Lainnya : Pengertian Hub Beserta Fungsinya

Arti dari protokol gopher sendiri adalah protokol publikasi informasi dengan basis karakter, yang mana untuk bisa mengakses teks pengguna harus menggunakan hirarki menu. Tampilan dalam sistem gopher hampir sama dengan Telnet.

Contoh protocol gopher dapat anda temukan pada sejumlah perangkat, semisal modem dan router. Perbedaan dari gopher dengan web adalah pada penggunaan port nya. Pada web biasanya menggunakan port 80 serta dapat menampilkan gambar. Sedangkan pada gopher, menggunakan port 70 serta hanya dapat menampilkan teks saja.

Kelebihan dari Gopher

  1. Pengguna tidak perlu untuk mengetahui alamat khusus di dalam komputer yang digunakan.
  2. Dapat mudah mengakses informasi dengan hirarki
  3. Sistem menu yang ada di dalam gopher sangat simple namun interaktif
  4. Bekerja sama dengan pihak gopher Indonesia, akan membuat traffic menjadi meningkat dalam situs yang dipergunakan untuk bisnis online. Dan tentu saja ini akan memberikan dampak positif bagi kelancaran bisnis usaha.
  5. Target iklan yang terpasang akan jauh lebih terarah
  6. Dapat memperluas pemasaran bagi setiap perusaahan atau pelaku bisnis.

Kekurangan Gopher

  1. Fasilitas di dalam gopher hanya mampu untuk mengakses informasi yang berbentuk teks saja. Sehingga tidak dapat menampilkan dalam bentuk multimedia.
  2. Tampilannya tidak begitu menarik, tidak seperti yang ada pada www.
  3. Hanya orang orang tertentu yang cukup mahir saja yang dapat mengaksesnya.

Nah itu tadi penjelasan terkait pengertian gopher, beserta kelebihan, kekurangan, cara kerja, dan fungsi dari aplikasi gopher. Meskipun kini mulai ditinggalkan penggunannya, namun gopher juga dapat diandalkan untuk mencari segala informasi yang anda butuhkan dalam situs-situs manapun.

Pengertian Topologi Hybrid Beserta Kelebihan

Pengertian Topologi Hybrid Beserta Kelebihan

Pengertian Topologi Hybrid Beserta Kelebihan – Susunan berbagai unsur dalam sebuah jaringan disebut dengan istilah topologi jaringan. Selain menentukan penempatan berbagai komponen jaringan. Jenis topologi jaringan yang dipakai dalam suatu jaringan menentukan pemetaan aliran data.

Antar komponen dalam jaringan. Ada bermacam jenis topologi jaringan yang sering digunakan saat ini. Baik untuk jaringan skala kecil seperti di rumah hingga untuk jaringan skala besar seperti dalam perusahaan.

Setiap topologi memiliki karakteristik yang berbeda-beda dan mempunyai kelebihan dan kekurangannya sendiri. Jenis topologi jaringan antara lain Topologi Bus, Topologi Ring, Topologi Mesh, Topologi Tree, dan Topologi Hybrid.

Salah satu topologi jaringan yang cukup banyak diterapkan pada jaringan berskala besar adalah Topologi Hybrid. Topologi Hybrid dibentuk dari berbagai topologi dan teknologi jaringan.

Topologi ini sering digunakan oleh perusahaan yang mengambil alih perusahaan lain. Sebab ketika jaringan dari kedua perusahaan tersebut harus disatukan. Maka akan terjadi penggabungan teknologi dan topologi jaringan yang berbeda.

Sebagai gabungan dari beberapa topologi jaringan, topologi Hybrid memiliki banyak nilai plus. Namun tetap saja topologi ini memiliki kelemahan dibanding jenis topologi jaringan lain. Pada artikel kali ini, Nesabamedia akan membahas seputar pengertian Topologi Hybrid beserta karakteristik, serta kelebihan dan kekurangan topologi ini.

Pengertian Topologi Hybrid

Topologi Hybrid merupakan penggabungan dari beberapa (dua atau lebih) topologi jaringan yang berbeda. Misalnya ketika suatu jaringan yang menggunakan topologi Ring, digabungkan dengan jaringan lain yang menggunakan topologi star.

Maka topologi baru yang terbentuk dari gabungan kedua topologi jaringan ini disebut sebagai topologi Hybrid. Jika jaringan yang digabungkan memiliki jenis topologi yang sama, maka penggabungan kedua jaringan tersebut bukanlah topologi hybrid.

Misalnya jaringan dengan topologi bus digabungkan dengan jaringan lain yang juga menggunakan topologi bus, maka penggabungan kedua jaringan tersebut tetap merupakan topologi bus, bukan topologi hybrid.

Poker Online Terbaru
http://143.95.156.81/ adalah situs poker online terbaru Indonesia deposit murah.
http://143.95.156.81/

Daftar IDN Poker Terpercaya
http://143.95.156.81/ adalah daftar IDN Poker Terpercaya dengan layanan livechat 24 Jam Online.
http://143.95.156.81/

Poker Online Deposit 10.000
http://143.95.156.81/ adalah Poker Online Deposit 10.000 dan bisa menggunakan Pulsa – Gopay – OVO serta Linkaja.
http://143.95.156.81/

Ads by Luckybet 168

Skema topologi hybrid

Topologi Hybrid mengkombinasi dua atau lebih topologi jaringan yang berbeda sedemikian rupa. Sehingga topologi jaringan yang dihasilkan tidak mengacu pada standar topologi yang ada. Tidak menampilkan karakteristik topologi tertentu. Topologi ini seringkali menghasilkan tata letak topologi yang rumit, sulit dipahami, sebab menggabungkan berbagai struktur topologi. Meskipun demikian penggunaan topologi ini jarang menimbulkan masalah.

Karakteristik Topologi Hybrid

Topology Hybrid tidak memiliki karakteristik khusus, sebab merupakan penggabungan dari beberapa topologi. Topologi hybrid akan membawa karakteristik topologi asal yang membangunnya. Misalkan jika topologi hybrid di salah satu perusahaan merupakan gabungan dari topologi star, topologi ring, dan topologi bus; maka topologi hybrid pada jaringan tersebut memiliki karakteristik bawaan dari topologi ring, star, dan bus.

Kelebihan dan Kekurangan Topologi Hybrid

Sama seperti topologi lainnya, topologi jaringan hybrid juga tidak sempurna. Topologi ini memiliki beberapa kelebihan dan kekurangan sebagai berikut:

Kelebihan Topologi Hybrid

  1. Dapat menyatukan dua atau lebih topologi jaringan yang berbeda.
  2. Fleksibel dan efisien; dapat diterapkan pada lingkungan jaringan yang berbeda, tanpa perlu merombak topologi jaringan yang telah terbentuk sebelumnya. Selain itu dapat mengurangi space jaringan yang terbuang.
  3. Kustomisasi, memungkinkan penyesuaian cara pengaturan jaringan untuk mencapai tujuan tertentu.
  4. Aliran data dapat bekerja dengan sempurna meskipun berjalan dalam sejumlah lalu lintas jaringan yang berbeda akibat mengkombinasikan berbagai konfigurasi topologi jaringan yang berbeda.
  5. Sangat mudah untuk menambah node atau koneksi peripheral baru, meskipun topologi jaringan berbeda.
  6. Ketika salah satu link dalam jaringan mengalami gangguan, bagian link jaringan lainnya tidak akan ikut mengalami gangguan.
  7. Kecepatan jaringan konsisten sebab menggabungkan kelebihan dan menghilangkan kelemahan masing-masing topologi jaringan.

Kekurangan Topologi Hybrid

  1. Pengelolaan jaringan cenderung sulit, karena penggabungan beberapa topologi menyebabkan struktur jaringan menjadi rumit dan sukar dipahami.
  2. Biaya untuk membangun topologi ini cukup mahal, sebab menggunakan banyak hub dan kabel untuk menghubungkan jaringan.
  3. Biaya perawatan jaringan juga cukup mahal. Hub harus terus bekerja meskipun salah satu node dalam jaringan tidak bekerja, sebab hub harus mengelola beberapa jenis jaringan sekaligus.
  4. Instalasi dan konfigurasi jaringan rumit, sebab harus menghubungkan beberapa topologi yang berbeda dan disaat yang sama juga harus memastikan semua node berfungsi dengan baik.

Perangkat Jaringan dalam Topologi Hybrid

1. Hub

Hub merupakan sebuah perangkat jaringan yang berfungsi untuk menghubungkan seluruh komputer dalam jaringan. Hub merupakan titik pusat jaringan yang berfungsi untuk menerima sinyal dari sebuah unit komputer lalu kemudian mentransfer sinyal tersebut kekomputer lainnya. Hub juga dapat menguatkan sinyal yang ditransmisikan melalui kabel UTP.

Hub memiliki banyak port, melalui port ini sejumlah komputer dapat dihubungkan menggunakan konektor RJ45. Banyaknya komputer yang dapat terhubung, bergantung banyaknya port pada hub tersebut. Hub dengan hub lain juga dapat saling terhubung, sehingga memungkinkan penambahan jumlah komputer yang terhubung dalam jaringan. Terdapat dua jenis Hub yang digunakan dalam topologi jaringan Hybrid, yaitu:

  1. Hub pasif: hanya berfungsi sebagai pembagi jaringan.
  2. Hub aktif: berfungsi sebagai penghubung serta penguat sinyal dalam jaringan.

2. Switch

Switch memiliki fungsi yang mirip dengan Hub, yaitu sebagai penghubung dalam jaringan. Namun berbeda dengan hub, cakupan luas jaringan dari switch lebih besar. Selain itu switch memiliki kecepatan yang lebih tinggi daripada hub. Switch bekerja pada layer 2 dan layer 3 jaringan, menentukan kemana paket data akan dikirim atau diterima berdasarkan alamat MAC pada NIC (Network Interface Card). Sistem ini mengindarkan terjadinya collision (tabrakan data) pada jalur data dalam jaringan.

Selain Hub dan Switch, topologi ini juga menggunakan perangkat jaringan lain yang digunakan pada topologi jaringan yang digabungkannya. Misalnya router, acces point, LAN Card atau Wireless Card, dan semacamnya. Kabel jaringan yang digunakan pada topologi ini juga bergantung jenis-jenis topologi jaringan yang membangun topologi hybrid ini.

Baca Artikel Menarik Lainnya : Pengertian LAN Card Beserta Fungsi

Pengertian Topologi Tree Beserta Kelebihan

Pengertian Topologi Tree Beserta Kelebihan

Pengertian Topologi Tree Beserta Kelebihan – Ketika berbicara tentang internet, ada yang berpandangan bahwa internet merupakan suatu hubungan antar komputer di seluruh dunia, dengan pusat pada suatu komputer tertentu.

Pandangan ini tidak sepenuhnya benar, sebab pada kenyataannya internet merupakan kumpulan dari berbagai jaringan, baik jaringan besar maupun kecil, yang ada diseluruh dunia. Jaringan-jaringan tersebut pada awalnya merupakan kumpulan jaringan lokal.

Dalam jaringan lokal, setiap komputer dalam jaringan saling terhubung satu sama lain melalui media kabel maupun nirkabel. Ada bermacam topologi jaringan atau bentuk struktur hubungan antar komputer dalam jaringan, salah satunya adalah topologi tree.

Setiap topologi jaringan memiliki karateristik serta kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Untuk itu perlu perencanaan matang untuk menentukan jenis topologi jaringan yang akan digunakan agar sesuai dengan kebutuhan atau keinginan pengguna.

Topologi tree merupakan salah satu topologi yang paling banyak digunakan pada jaringan lokal yang terdiri dari banyak komputer. Sebab selain mendukung jaringan dalam sekala besar.

Topologi tree juga memudahkan dilakukannya kendali serta manajemen data. Lebih jauh mengenai pengertian topologi tree beserta kelebihan dan kekurangannya, anda bisa menyimak pembasannya dibawah ini.

Pengertian Topologi Tree

Topologi tree merupakan gabungan antara topologi bus dengan topologi star, dimana jaringan dalam topologi ini merupakan kumpulan topologi star yang dihubungkan dengan topologi bus.

Jadi setiap client dikelompokkan dengan sebuah hub sebagai pusat komunikasi, seperti halnya struktur jaringan dalam topologi star. Kemudian setiap pusat komunikasi ini dihubungkan dengan pusat komunikasi lain menggunakan sebuah kabel utama seperti dalam topologi bus.

Topologi tree atau topologi pohon dinamakan demikian, karena jika digambarkan, bentuk jaringan ini menyerupai bentuk pohon dengan cabang dan ranting. Dimana cabang memiliki hierarki lebih tinggi dari ranting.

Dalam jaringan topologi tree juga terdapat herarki atau tingkatan jaringan, dimana jaringan dengan hierarki yang lebih tinggi akan dapat mempengaruhi dan mengontrol jaringan yang terdapat dibawahnya.

Oleh sebab itu, topologi ini sering digunakan untuk interkoneksi antar sentral dengan hierarki yang berbeda. Pada topologi tree, setiap client dalam satu kelompok dapat berhubungan dengan client dalam kelompok lain. Namun data yang dikirimkan oleh sebuah client, harus melalui simpul pusat terlebih dahulu sebelum sampai ke client tujuan.

Karakteristik Topologi Tree

Seperti telah disebutkan sebelumnya, setiap topologi jaringan memiliki karakteristik yang berbeda dengan yang lainnya. Topologi tree memiliki karakteristik yang menyerupai topologi star dan bus, karena topologi ini merupakan gabungan kedua topologi tersebut. Untuk lebih jelasnya, berikut karakteristik dari topologi tree:

  1. Memiliki kabel utama yang sering disebut dengan backbone, sebagai penghubung jaringan
  2. Memiliki hieraki atau tingkatan dalam jaringan
  3. Memiliki hub yang berperan sebagai pusat data serta kendali jaringan
  4. Komunikasi data yang dilakukan dalam jaringan harus melalui hub (pusat kendali)

Pada topologi tree terdapat sebuah kabel utama (backbone) yang menghubungkan beberapa hub, yang mana pada hub ini terhubung pula beberapa client. Hub yang berada di tingkat lebih atas atau lebih tinggi dari client, menjadi pusat kendali dari client yang terhubung dibawahnya. Selain itu, setiap data dari dan untuk client harus melalui hub terlebih dahulu sebelum sampai ke tujuan.

Kelebihan dan Kekurangan Topologi Tree

Meskipun memiliki beberapa kelebihan yang membuatnya banyak diterapkan pada jaringan komputer di banyak tempat, topologi tree juga memiliki beberapa kekurangan. Berikut ini kelebihan dan kekurangan topologi tree:

Kelebihan Topologi Tree

  1. Mendukung untuk diterapkan pada jaringan komputer dengan skala besar.
  2. Pengembangan jaringan atau penambahan client yang berada dibawah hub pusat dapat dilakukan dengan mudah.
  3. Identifikasi kerusakan pada jaringan serta isolasi jaringan dapat dilakukan dengan mudah.
  4. Jika salah satu client mengalami kerusakan atau gangguan, tidak akan mempengaruhi client lain.
  5. Manajemen data yang baik, sebab komunikasi terjadi secara point to point.

Kekurangan Topologi Tree

  1. Jika kabel utama (backbone) rusak, maka seluruh jaringan akan terganggu.
  2. Hub memegang peran penting dalam jaringan, jika hub rusak maka seluruh jaringan akan terganggu.
  3. Jika komputer yang berada di tingkat atas mengalami kerusakan atau gangguan, maka komputer yang berada dibawahnya juga akan mengalami gangguan.
  4. Biaya yang diperlukan dalam membangun jaringan ini lebih mahal, sebab menggunakan lebih banyak kabel dan hub.
  5. Konfigurasi dan pemasangan kabel dalam jaringan tree lebih rumit dibanding topologi lain.
  6. Perawatan dalam menjaga stabilitas jaringan cukup sulit dilakukan, sebab terdapat banyak perancangan pada node.
  7. Kinerja jaringan serta aliran data lebih lambat, sebab komunikasi antar komputer tidak bisa berjalan langsung, namun harus melalui hub terlebih dahulu.
  8. Lalu lintas data sangat padat, sebab melalui sebuah kabel utama (backbone), sehingga kemungkinan terjadinya collision (tabrakan file data) sangat besar.

Demikian artikel mengenai pengertian topologi tree beserta kelebihan dan kekurangannya. Topologi tree merupakan penggabungan antara topologi bus dengan topologi star. Topologi tree memiliki satu kabel utama (backbone).

Yang menghubungkan beberapa hub dalam jaringan. Hub menghubungkan beberapa client, dan merupakan pusat kendali jaringan. Komunikasi data dari atau untuk client juga harus melalui hub.

Baca Artikel Menarik Lainnya : Ketahui Pengertian FTP Beserta Fungsi

Topologi tree mendukung untuk digunakan pada jaringan komputer skala besar, pengembangan atau penambahan pada jaringan juga mudah dilakukan. Selain itu identifikasi kerusakan serta manajemen data dapat dilakukan dengan mudah.

Namun jika kabel utama (backbone) mengalami kerusakan, maka seluruh jaringan akan terganggu. Selain itu aliran data pada jaringan dengan topologi ini cenderung lambat, dan kemungkinan terjadinya collision sangat tinggi.

Pengertian Topologi Linier Beserta Kelebihan

Pengertian Topologi Linier Beserta Kelebihan

Pengertian Topologi Linier Beserta Kelebihan – Saat ini baik itu di kantor, sekolah, hingga rumah sekalipun menggunakan topologi jaringan untuk menghubungkan perangkat komputer satu sama lainnya. Dengan adanya topologi jaringan, antara komputer dengan komputer lain.

Yang ada di dalam sebuah jaringan dapat saling berkomunikasi. Topologi jaringan sendiri sebenarnya adalah rancangan yang dibuat di dalam sebuah jaringan komputer. Ataupun cara yang digunakan untuk menghubungkan antara satu komputer dengan komputer lainnya.

Sehingga nantinya membentuk sebuah jaringan komputer. Menentukan sebuah topologi jaringan tentunhya sangat penting sebelum anda akan membangun jaringan komputer. Dengan adanya topologi, anda dapat mengetahui model jaringan yang akan dibangun.

Topologi jaringan komputer di dalam telekomunikasi dapat pula diartikan sebagai sebuah cara yang dapat menghubungkan antara perangkat telekomunikasi dengan perangkat lainnya.

Baca Artikel Menarik Lainnya : Ketahui Pengertian FTP Beserta Fungsi

Sehingga dapat membentuk sebuah jaringan. Jaringan tersebutlah yang kemudian akan berhubungan dengan satu sama lainnya dan membentuk komunikasi data. Ada beberapa jenis topologi jaringan yang saat ini sering banyak digunakan. Mulai dari topologi bus, topologi star, topologi ring, topologi linear dan masih banyak lainnya.

Masing masing dari jenis topologi jaringan memiliki kelebihan dan kelemahannya masing masing. Kali ini akan dibahas lebih lanjut mengenai topologi linear (linear topology) atau topologi runtut.

Disebut topologi beruntut dikarenakan tata letaknya yang memang berurutan dan termasuk tata letak yang cukup umum. Berikut ini penjelasan lebih lanjut mengenai topologi linear.

Pengertian Topologi Linear

Jenis topologi linear sebenarnya merupakan perluasan dari jenis topologi bus, yang mana kabel utama di dalam jaringan harus dihubungkan dengan setiap titik-titik yang ada di komputer dengan T-Connector. Seperti yang dijelaskan sebelumnya, jaringan linear merupakan topologi jaringan yang memiliki layout cukup umum. Satu kabel utama di dalam jaringan akan menghubungkan ke setiap titik komputer (koneksi) yang kemudian akan dihubungkan dengan konektor T Connector dan di ujungnya harus diakhiri dengan terminator. Konektor yang biasanya digunakan pada topologi linear adalah tipe BNC (British Naval Connector).

Konektor BNC

Sebenarnya BNC bukanlah sebuah nama konektor, hanya saja merupakan nama dari kabel yang digunakan di dalam jaringan ini. Ada beberapa tipe konektor yang digunakan di dalam topologi linear, antara lain adalah:

  • BNC Kabel Konektor, digunakan untuk dapat menghubungkan kabel jaringan ke T konektor.
  • BNC Barrel Konektor, digunakan untuk dapat menghubungkan 2 kabel BNC
  • BNC Barrel Konektor, digunakan untuk menghubungkan kabel jaringan menuju komputer.
  • BNC Terminator, digunakan untuk menandai akhir atau ujung dari topologi jaringan

Untuk pemasangan dari topologi linear ini sebenarnya sangat mudah dan murah. Hanya saja hanya terdapat sekitar 5-7 buah komputer yang ada di dalam jaringan tersebut.

Karakteristik Topologi Liniear

Topologi linear memiliki beberapa karakteristik yang membedakannya dengan jenis topologi jaringan lainnya, yaitu:

  • Menggunakan konektor BNC dan kabel RJ 58
  • Jenis topologi jaringan ini adalah pengembangan dari jenis topologi bus

Kelebihan Topologi Linear

Penggunaan jenis topologi linear memiliki beberapa kelebihan tersendiri, antara lain adalah:

  • Mudah dalam melakukan setup dan memperluas jaringan komputer
  • Sangat hemat kabel, dibandingkan dengan jenis topologi jaringan lainnya, panjang kabel yang dibutuhkan dalam topologi linear lebih sedikit.
  • Biaya pembangunannya sangat murah dan hemat, dikarenakan anda hanya membutuhkan sedikit kabel. Maksimal dari komputer yang ada di dalam jaringan tersebut sekitar 5-7 buah saja.
  • Tata letaknya sederhana, sehingga anda tidak perlu terlalu rumit dalam pemasangan
  • Tidak membutuhkan kendali pusat (server), sehingga semua komputer di dalam jaringan tersebut dapat bekerja tanpa adanya pusat (server)
  • Mudah untuk dikembangkan
  • Proses penambahan dan pengurangan terminal tidak akan sama sekali menganggu operasi yang sedang berjalan
  • Jaringan linear bus sangat banyak digunakan di dalam jaringan yang berskala kecil, sehingga akan sangat baik untuk jaringan LAN.

Kekurangan Topologi Linear

Tidak hanya kelebihan saja, terdapat beberapa kekurangan yang perlu anda perhatikan dalam penggunaan topologi linear antara lain adalah:

  • Pendeteksian dan pengisolasian pada kesalahan yang terjadi di dalam jaringan akan sangat kecil dilakukan.
  • Lalu lintas yang ada di dalam kabel penghubung jaringan sangat padat dan tinggi, sehingga bisa saja menyebabkan lemot atau crash. Sehingga tidak akan cocok digunakan bagi anda yang memiliki jaringan komputerdengan lalu lintas yang cukup padat.
  • Proses security data-data yang ditransfer di dalam jaringan kurang begitu terjamin keamanannya.
  • Bila terjadi penambahan jumlah pengguna, maka akan berdampak pada penurunan kecepatan jaringan. Sehingga membuat proses transfer data bisa melambat.
  • Membutuhkan repeater jika digunakan untuk transfer jarak jauh.
  • Penggunaan terminator adalah sesuatu hal yang wajib dan harus tepat, hal ini dikarenakan untuk membuang sinyal membutuhkan terminasi yang tepat
  • Adanya batasan pada panjang kabel utama serta jumlah node yang bisa terhubung di dalam jaringan.
  • Sangat tergantung pada kabel sentral, sehingga ketika kabel utama di dalam jaringan sedang bermasalah maka akan menyebabkan seluruh jaringan rusak.
  • Sulit untuk mendeteksi masalah saat terjadi dalam satu komputer saja.

Nah itu tadi penjelasan rinci terkait dengan pengertian topologi linear (linear topology) beserta kelebihan dan kekurangan pada penggunaannya. Tentu saja dalam pemilihan jaringan komputer yang tepat dan sesuai kebutuhan ada beberapa faktor yang perlu anda perhatikan, yaitu masalah security (keamanan) dan jenis topologi yang akan anda gunakan. Pemilihan topologi jaringan yang tepat akan membangun jaringan komputer yang baik dan bekerja sesuai kebutuhan.

Pengertian Topologi Peer-to-Peer Beserta Kelebihan

Pengertian Topologi Peer-to-Peer Beserta Kelebihan

Pengertian Topologi Peer-to-Peer Beserta Kelebihan – Taukah anda apa defisini dari topologi jaringan? Topologi jaringan sendiri sudah banyak digunakan di berbagai tempat, baik itu di kantor, sekolah, dan lain sebagainya.

Dengan adanya topologi jaringan, akan lebih memudahkan untuk akses sebuah data server meskipun dilakukan secara bersamaan. Topologi jaringan merupakan teknik yang menghubungkan antara satu kompouter dengan komputer lainnya.

Di dalam rangkaian dan membentuk sebuah jaringan. Penggunaan topologi tentu saja akan membuat proses akses data menjadi lebih simple dan mudah. Selain itu, penggunaan topologi jaringan juga akan didasarkan pada biaya, ukuran, tingkat konektivitas. Serta kecepatan akses daya yang mana dapat mempengaruhi kualitas dan efisiensi dari sebuah jaringan.

Saat ini ada banyak jenis topologi jaringan yang digunakan oleh masyarakat. Mulai dari topologi bus, topologi mesh, topologi ring, topologi linear, topologi star, topologi peer to peer.

Tentu saja penggunaan dari jenis dan masing masing topologi jaringan ini berbeda satu sama lainnya. Setiap jenis topologi memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing yang penggunaannya harus anda sesuaikan dengan kebutuhan.

Namun kali ini akan dibahas lebih lanjut mengenai topologi peer to peer. Jenis topologi ini sebenarnya cukup sederhana karena pemasangannya hanya menggunakan dua komputer yang terhubung satu sama lainnya.

Sehingga jenis topologi ini hanya menggunakan satu kabel untuk melakukan proses pertukaran data. Berikut ini penjelasan lebih lanjut mengenai pengertian topologi peer to peer beserta kelebihan dan kekurangan dari penggunaan topologi peer to peer.

Pengertian Topologi Peer to Peer

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, jenis topologi peer to peer merupakan topologi jaringan yang cukup sederhana karena hanya menghubungkan 2 komputer serta menggunakan 1 buah kabel saja dalam rangkaiannya.

Topologi peer to peer merupakan jaringan di dalam komputer yang di dalam rangkaiannya hanya terdiri dari beberapa komputer saja. Bahkan tak lebih jumlahnya dari 10 komputer. Sehingga setiap komputer satu sama lainnya dapat saling berinteraksi tanpa harus adanya server. Dapat dikatakan jika setiap komputer dapat menjadi client ataupun server. Hal inilah yang merupakan konsep dari topologi peer to peer.

Skema Topologi Peer to Peer

Topologi jaringan peer to peer selalu dikaitkan dengan jenis topologi jaringan bus, namun pada topologi peer to peer memiliki bentuk komunikasi serta arah koneksinya yang tidak searah seperti pada jenis topologi bus.

Baca Artikel Menarik Lainnya : Ketahui Pengertian FTP Beserta Fungsi

Di dalam jaringan topologi peer to peer, pengguna dari masing-masing perangkat komputer memiliki tanggung jawab pada administrasi resource komputer, mulai dari membuat nama user, mengshare, menandai izin akses, dan lainnya. Setiap user memiliki tanggung jawab dalam membackup data-data yang ada di dalam komputer.

Untuk pemasangan dari topologi jaringan peer to peer ini sebenarnya termasuk murah dan mudah untuk dilakukan. Jenis topologi jaringan peer to peer biasanya hanya membutuhkan 2 komputer yang memiliki kartu jaringan NIC (Network Interface Card).

Dan terhubung ke dalam jaringan yang sama. Setelah komputer dapat terhubung. Maka pengguna akan dapat membagikan data ataupun informasi kepada pengguna lainnya secara langsung dan terarah.

Kelebihan Topologi Peer to Peer

Topologi peer to peer memiliki beberapa kelebihan-kelebihan tersendiri. Berikut ini ada beberapa kelebihan dari penggunaan topologi peer to peer, antara lain adalah:

  1. Jenis topologi jaringan ini memiliki sifat independen, yang mana setiap komputer yang ada di dalam jaringan tersebut dapat melakukan berbagai hal tanpa adanya ketergantungan dari server ataupun perangkat penghubungan lainnya semisal switch, hub dan lain sebagainya.
  2. Setiap perangkat komputer yang ada di dalam jaringan topologi peer to peer dapat melakukan transfer file serta menerima file yang disesuaikan dengan kebutuhan masing masing pengguna.
  3. Biaya pengadaan dari topologi peer to peer lebih murah dibandingkan dengan jenis topologi jaringan. Hal ini dikarenakan dalam jaringan ini tidak membutuhkan komputer server ataupun perangkat penghubung lainnya di dalam jaringan.
  4. Lebih mudah diimplementasikan, hal ini dikarenakan ada banyaknya dukungan yang berasal dari perangkat lunak dan perangkat keras model terbaru.
  5. Menggunakan topologi jaringan peer to peer tidak akan memberatkan kerja komputer lainnya yang ada di dalam jaringan. Hal ini dikarenakan setiap komputer sudah menyimpan file-file yang dimilikinya dan file tersebut juga dapat digunakan dengan komputer lainnya secara bersama sama.

Kekurangan Topologi Peer to Peer

Tak hanya memiliki kelebihan saja, penggunaan topologi peer to peer juga memiliki beberapa kekurangan di dalamnya antara lain adalah:

  1. Tingkat keamanan dari jenis topologi jaringan ini dirasa kurang terjamin, hal ini dikarenakan setiap komputer di dalam jaringan tersebut memiliki sistem keamanan yang berbeda satu sama lainnya.
  2. Pengaturam serta konfigurasi dari topologi peer to peer ini dirasa lebih rumit.
  3. Konsep penyimpanan data yang ada di dalam jaringan topologi peer dimiliki oleh setiap komputer. Sehingga ketika salah satu komputer yang ada di dalam jaringan mengalami gangguan maka membuat akses data menjadi terganggu.
  4. Karena data tersebar di masing masing perangkat, maka tentu saja harus dilakukan backup di masing masing komputer.

Nah itu tadi penjelasan lengkap mengenai pengertian topologi peer to peer beserta kekurangan dan kelebihan dalam penggunaannya. Tentu saja penggunaan topologi jaringan harus disesuaikan dengan kebutuhan anda sehingga penggunaannya dapat maksimal.

Pengertian Topologi Mesh Beserta Kelebihan

Pengertian Topologi Mesh Beserta Kelebihan – Topologi jaringan merupakan aturan atau cara yang digunakan untuk bisa menghubungkan. Antara satu komputer dengan komputer lainnya sehingga dapat membentuk sebuah jaringan.

Topologi jaringan sendiri dapat digambarkan secara fisik melalui pola hubungan yang ada antara komponen jaringan yang mana meliputi workstation, server, hub dan perangkat jaringan lainnya. Topologi jaringan komputer sebenarnya terbagi menjadi 2, antara lain adalah:

  1. Physical, yaitu gambaran fisik yang berasal dari hubungan antara perangkat semisal komputer, server, switch, hub, serta kabel jaringan yang membentuk sebuah pola khusus.
  2. Logical, yaitu gambaran yang memperlihatkan sebuah perangkat yang bisa berkomunikasi dengan perangkat lain.

Dalam pemilihan topologi jaringan pun anda juga perlu mempertimbangkan beberapa faktor-faktor yang berkaitan. Tentu saja hal ini akan sangat mempengaruhi dari kualitas, efektivitas, serta efisiensi. Faktor-faktor tersebut antara lain adalah biaya, kecepatan, ukuran, konektivitas dan lingkungan.

Ada beberapa jenis topologi jaringan komputer yang paling umum, yaitu topologi bus, topologi star, topologi ring, topologi tree, dan topologi mesh. Masing-masing dari jenis topologi jaringan ini tentunya memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Kali ini akan dibahas lebih lanjut mengenai topologi mesh. Topologi mesh sendiri merupakan jenis topologi yang dibangun dengan cara memasangkan link diantara semua node yang ada di dalam jaringan tersebut. Berikut ini akan dijelaskan lebih lanjut mengenai pengertian topologi mesh beserta karakteristik, kelebihan dan kekurangannya.

Pengertian Topologi Mesh

Topologi mesh atau yang lebih dikenal dengan topologi jala dikarenakan bentuknya yang memang menyerupai jala. Topologi mesh merupakan bentuk hubungan yang ada antar perangkat dimana setiap perangkat yang ada akan saling terhubung langsung dengan perangkat lainnya yang ada di dalam satu jaringan tersebut.

Pada topologi mesh, setiap perangkat yang ada dapat berkomunikasi langsung dengan perangkat lainnya dikarenakan perangkat akan saling terhubung yang dikenal dengan dedicated links. Komunikasi yang terjalin pada topologi mesh biasanya berjalan cepat dan dapat digunakan untuk membangun jaringan yang skalanya tidak terlalu besar.

Dalam membangun topologi mesih, ada beberapa perhitungan yang harus anda lakukan dengan menggunakan rumus n(n-1)/2. Misalnya saja, ada 5 komputer yang ada di dalam satu jaringan, maka kabel yang digunakan untuk bisa membangun dengan menggunakan topologi mesh adalah 5(5-1)/2= 10 koneksi. Dan kemudian masing-masing dari komputer diharuskan untuk memiliki port I/O dengan jumlah 5-1=4. Untuk perhitungan rumus port sendiri dapat dihitung dengan cara n-1.

Topologi mesh biasanya dapat anda temukan pada ISP (Internet Service Provider) yang mana digunakan untuk memastikan jika terjadi kerusakan di salah satu sistem jaringan komputer maka hal tersebut tidak akan menganggu hubungan jaringan yang ada dengan sistem komputer lainnya yang ada di dalam jaringan.

Karakteristik Topologi Mesh

Topologi mesh sendiri memiliki beberapa karakteristik atau ciri-ciri tersendiri, antara lain adalah:

  1. Perangkat yang ada di dalam jaringan akan saling terhubungkan satu sama lainnya.
  2. Kabel yang digunakan dalam berkomunikasi secara langsung dengan node lainnya di dalam jaringan cukup banyak.
  3. Pada setiap node, setidaknya ada 2 atau lebih dari port I/O.
  4. Konfigurasi dalam setiap node akan berbeda di dalam berkomunikasi.

Cara Kerja Topologi Mesh

Sederhananya, cara kerja dari topologi mesh adalah pada setiap node yang ada di dalam jaringan akan saling terhubungkan dikarenakan penggunaan kabel yang langsung ke node yang ditujunya. Sehingga data yang mengalir tersebut akan dapat langsung menuju node yang dituju, sehingga data tersebut akan mengalir pada jaringan topologi mesh dengan cepat. Data dapat mengalir langsung ke node yang dituju tanpa harus melewati node lainnya.

Kelebihan dan Kekurangan Topologi Mesh

Berikut ini beberapa kelebihan yang dimiliki oleh topologi mesh, antara lain adalah:

  1. Topologi mesh mempunyai hubungan dedicated link yang mana dapat menjamin jika data akan langsung dikirimkan ke komputer tujuan tanpa melewati komputer lainnya. Sehingga data tersebut dapat mengalir lebih cepat sampai tujuan.
  2. Jenis topologi mesh ini adalah robust, yaitu bila terjadi gangguan di dalam koneksi komputer A dan komputer B dikarenakan adanya kerusakan pada kabel koneksi yang ada pada antara komputer A dan komputer B maka gangguan tersebut tidak akan menganggu koneksi yang ada pada komputer A dengan lainnya.
  3. Pada topologi mesh, security dan privacy dapat terjamin baik dikarenakan komunikasi yang terjalin di antara kedua komputer tidak bisa diakses dengan komputer lainnya.
  4. Mudah dalam hal mengidentifikasikan masalah masalah kerusakan yang terjadi antar jaringan komputer.

Tak hanya memiliki kelebihan, setiap jenis topologi jaringan juga memiliki kekurangannya masing-masing begitupun topologi mesh. Berikut ini beberapa
kekurangan topologi mesh:

  1. Pada topologi mesh, membutuhkan kabel dan port I/O yang lebih banyak. Sehingga semakin banyak komputer yang ada di dalam jaringan topologi mesh. Maka tentu saja akan membutuhkan lebih banyak lagi kabel serta port I/O.
  2. Sulit dalam melakukan installasi serta konfigurasi dikarenakan setiap komputer harus terkoneksi langsung.
  3. Jaringan komputer yang menggunakan topologi mesh akan sangat banyak menggunakan kabel. Sehingga tentu saja membutuhkan sebuah ruangan yang cukup besar ketika akan membangun jaringan komputer tersebut.
  4. Biaya yang diperlukan untuk perawatan topologi jaringan ini lebih banyak dibandingkan jaringan lainnya.
  5. Jaringannya yang tidak praktis.

Nah itu tadi penjelasan mengenai pengertian topologi mesh beserta karakteristik dan kelebihan serta kekurangan yang dimilikinya. Tentu saja pemilihan topologi jaringan perlu anda sesuaikan dengan beberapa faktor yang ada sehingga tepat dalam penggunaannya.

Baca Artikel Menarik Lainnya : Pengertian LAN Card Beserta Fungsi

Pengertian Topologi Ring Beserta Kelebihan

Pengertian Topologi Ring Beserta Kelebihan

Pengertian Topologi Ring Beserta Kelebihan – Seiring dengan perkembangan jaman, banyak sekali penemuan-penemuan teknologi yang mana semakin memudahkan pekerjaan manusia. Dengan adanya teknologi tersebut segala pekerjaan dapat dengan mudah terselesaikan hanya dengan hitungan waktu saja. Bahkan banyak pula manfaat lain yang diberikan dari teknologi-teknologi tersebut.

Misalnya saja, jika dulunya sebuah komputer hanya bisa digunakan pada komputer tersebut. Namun kini dapat tersambungkan satu sama lainnya dengan menggunakan topologi jaringan.

Yang dimaksudkan dengan topologi jaringan adalah aturan, skema, konsep ataupun cara yang digunakan. Agar dapat menghubungkan satu komputer dengan komputer lainnya. Atau dapat didefinisikan sebagai pola hubungan pada komponen jaringan seperti workstation, server, dan pengkabelan.

Baca Artikel Menarik Lainnya : Pengertian Newsgroup Beserta Fungsi

Ada beberapa jenis topologi jaringan yang bisa anda gunakan, antara lain adalah topologi bus, star, ring, tree dan mesh. Masing-masing dari jenis topologi tersebut tentunya memiliki kelebihan dan keurangannya masing-masing.

Untuk memilih sebuah topologi jaringan tentunya ada beberapa pertimbangan yang harus anda perhatikan. Mulai dari konektivitas, biaya, kecepatan, ukuran, hingga lingkungan.

Untuk kali ini akan dibahas lebih lanjut mengenai topologi ring. Sesuai dengan namanya, jenis topologi ini memang memiliki bentuk rangkaian. Seperti cincin karena pada rangkaiannya masing masing tersambungkan ke 2 titik yang lain.

Lalu apa saja karakteritisk topologi ring? Dan apa yang menjadi kelebihan dan kekurangan dari topolgi ring ketika digunakan? Berikut ini penjelasannya.

Pengertian Topologi Ring

Topologi ring merupakan jenis dari topologi jaringan yang mana bentuk dari rangkaiannya masing masing tersambung pada dua titik yang lainnya, Sehingga dapat membentuk seperti jalur lingkaran menyerupai cincin. Biasanya kabel yang digunakan pada topologi ring adalah kabel BNC yang tidak terdapat ujung sehingga tidak membutuhkan terminator.

Untuk membentuk jaringan cincin. Maka setiap sentral perlu dihubungkan seri antara satu dengan yang lainnya. Sehingga akan membentuk hubungan loop tertutup. Dalam sistem topologi jaringan ini.

Setiap sentral memang dirancang untuk bisa berinteraksi dengan sentral yang jaraknya berdekatan ataupun berjauhan. Sehingga topologi ring ini memang memiliki kemampuan untuk bisa melakukan switching ke segala arah workstation.

Karakteristik Topologi Ring

  1. Berikut ini beberapa karakteristik dari topologi ring, yaitu:Node-node akan dihubungkan secara seri pada kabel dengan membentuk jaringan yang terlihat seperti lingkaran.
    Terlihat sederhana di dalam layout, sama halnya dengan jenis topologi bus.
    Paket-paket data bisa mengalir ke dalam satu arah, entah ke kiri atau kanan sehingga membuat collision dapat terhindarkan.
    Masalah yang terjadi bisa sama seperti pada topologi bus, jika terdapat salah satu node yang mengalami kerusakan maka bisa menyebabkan seluruh node tidak akan berkomunikasi di dalam jaringan tersebut.
    Tipe kabel yang biasanya digunakan adalah kabel UTP ataupun Patch Cable.

Cara Kerja Topologi Ring

Untuk cara kerjanya sendiri, pada topologi ring setiap node memiliki fungsi sebagai repeater atau penguat sinyal untuk node baik sebelum ataupun sesudahnya. Sehingga setiap perangkat nantinya dapat bekerja sama.

Untuk mendapatkan sinyal dari sebelumnya dan diteruskan ke node yang selanjutnya. Pada proses penerimaan sinyal serta penerusan sinyal data akan dibantu dengan alat yang bernama token.

Token sendiri berisikan data-data yang sumber nya dari komputer sebelumnya, setelah itu token tersebut akan mengalirkan data pada setiap titik atau node. Jika data tersebut dibutuhkan pada node.

Maka data tersebut akan diterima oleh node tersebut. Namun saat node tidak dibutuhkan maka node tersebut akan dialirkan menuju node berikutnya. Data yang mengalir nantinya akan berjalan terus menerus sampai mencapai tujuan akhir.

Kelebihan Topologi Ring

Berikut ini beberapa kelebihan dan keunggulan dari topologi ring, antara lain adalah:

  1. Mudah dalam perancangan serta mengimplementasikannya.
  2. Peforma topologi ring lebih baik jika dibandingkan dengan topologi bus, bahkan meskipun aliran data yang ada besar dan berat sekalipun.
  3. Mudah dalam melakukan konfigurasi serta installasi perangkat baru.
  4. Mudah untuk melakukan diagnosa, pengisolasian kesalahan, serta kerusakan yang ada di dalam jaringan dikarenakan konfigurasi yang ada menggunakan sistem point on point.
  5. Penggunaan kabel yang cukup hemat.
  6. Aliran data yang mengalir akan lebih cepat serta mampu menangani lalu lintas data yang tinggi sekalipun karena jenis topologi jaringan ini dapat melayani data yang berasal dari kanan atau kiri server.
  7. Tidak akan terjadi resiko tabrakan di saat pengiriman data dikarenakan dalam satu waktu hanya akan ada satu node yang bisa mengirimkan data.

Kekurangan Topologi Ring

Meskipun memiliki banyak kelebihan, namun topologi ring juga memiliki beberapa kekurangan yang mana perlu anda perhatikan antara lain adalah:

  1. Jika terdapat kerusakan di satu node maka hal tersebut akan menganggu seluruh jaringan yang ada, untuk mengatasinya anda bisa menggunakan cincin ganda atau dual ring.
  2. Pengembangan jaringan dirasa kurang fleksibel, dikarenakan untuk memindahkan, menambahkan serta mengubah perangkat jaringan akan mempengaruhi seluruh jaringan.
  3. Komunikasi data akan sangat tergantung dari jumlah node yang ada di dalma jaringan.
  4. Cenderung sulit untuk dikonfigurasikan jika dibandingkan dengan topologi star.
  5. Membutuhkan penanganan serta pengolahan yang lebih khusus untuk bandles.
  6. Sinyal akan semakin melemah jika jarak yang ditempuh agar dapat mencapai tujuan jauh.

Nah itu tadi penjelasan mengenai pengertian topologi ring beserta karakteristik, cara kerja, hingga kelebihan dan kekurangan yang dimilikinya. Tentu setiap jenis topologi ring memiliki karaktersitiknya tersendiri. Untuk itu pilihlah jenis topologi ring yang memang sesuai dengan kebutuhan anda.