Pengertian Access Point Beserta Fungsi

Pengertian Access Point Beserta Fungsi

Pengertian Access Point Beserta Fungsi – Sekarang ini mudah sekali menemukan café-café yang menyediakan akses wifi secara gratis untuk menarik pengunjung. Banyak ruang publik seperti mall, taman kota, bandara. Hingga rumah sakit juga menyediakan akses internet via wifi.

Internet sudah menjadi kebutuhan sehari-hari banyak orang. Apalagi dengan berkembangnya smartphone. Yang menyediakan berbagai layanan yang dapat memudahkan kehidupan manusia.

Di kantor-kantor, terutama kantor yang berhubungan dengan teknologi biasanya juga menyediakan wireless access point. Sebab penggunaan jaringan nirkabel lebih murah dan praktis dibanding menggunakan kabel. Jumlah penggunaan access point bergantung luas jaringan yang diperlukan. Misalnya untuk rumah yang lingkupnya kecil, hanya akan memerlukan satu access point.

Namun perusahaan besar, atau ruang publik yang luas seperti rumah sakit atau mall akan membutuhkan beberapa access point. Dengan penempatan beberapa access point, user atau pengguna dapat tetap terhubung ke jaringan.

Meskipun berpindah-pindah lokasi. Secara otomatis perangkat yang digunakan oleh user akan berpindah dari satu access point ke access point lainnya. Tanpa perlu memutuskan koneksi.

Mungkin anda sudah terbiasa menggunakan access point untuk menghubungkan perangkat. Seperti laptop, PDA, atau smartphone anda ke jaringan internet. Namun mungkin anda tidak benar-benar tahu mengenai apa itu access point, apa fungsinya, serta bagaimana cara kerjanya. Nah, pada artikel kali ini akan membahas seputar pengertian access point, beserta fungsi dan cara kerjanya.

Pengertian Access point

Access point merupakan sebuah perangkat dalam jaringan komputer yang dapat menciptakan jaringan lokal nirkabel atau WLAN (Wireless Local Area Network). Access point akan dihubungkan dengan router atau hub atau switch melalui kabel Ethernet dan memancarkan sinyal wifi di area tertentu. Untuk dapat terhubung dengan jaringan lokal yang telah dikonfigurasikan tersebut, perangkat harus melalui access point.

Access point terdiri dari antenna dan transceiver, dan bertindak sebagai pusat pemancar dan penerima sinyal dari dan untuk client server. Access point tidak dapat mengatur aliran data seperti router, access point hanya akan menyambungkan atau tidak menyambungkan suatu perangkat yang mencoba untuk terhubung dengan jaringan, berdasarkan benar atau tidaknya password yang diberikan pengguna perangkat.

Misalkan anda ingin menyediakan akses wifi di ruang kerja atau kamar anda, namun router yang anda miliki di rumah tidak menjangkau area tersebut, maka anda bisa memasang access point.

Dengan access point, jumlah perangkat yang terhubung dengan jaringan akan jauh lebih banyak. Namun anda juga tetap dapat membatasi siapa yang dapat terhubung, sebab pengguna harus mengetahui password yang diminta access point untuk dapat masuk ke jaringan lokal anda.

Fungsi Access point

Access point berfungsi untuk mengizinkan atau menolak perangkat yang memiliki akses wifi (misalnya laptop, PDA, smartphoe, dkk) untuk terhubung dengan jaringan lokal yang sama. Secara lebih rinci, access point memiliki fungsi sebagai berikut:

  1. Untuk memancarkan atau mengirimkan sinyal koneksi data dan internet melalui gelombang radio. Semakin baik kekuatan sinyal access point, maka area jangkauannya pun akan semakin luas. Ukuran sinyal biasanya di tuliskan dalam satuan dBm atau mW.
  2. Sebagai Hub, access point akan menghubungkan jaringan lokal yang menggunakan kabel dengan jaringan nirkabel atau wireless.
  3. Untuk mengatur agar access point berfungsi sebagai DHCP (Dynamicc Host Configuration Protocol) Server. Dengan demikian, secara otomatis access point akan dapat memberikan IP Adrees untuk setiap perangkat yang terhubung.
  4. Untuk mengatur akses yang didapatkan suatu perangkat. Akses tersebut diatur berdasarkan MAC Address (Media Access Control) yang merupakan identifikasi unik yang dimiliki oleh network card perangkat.
  5. Untuk menerapkan fitur keamanan Wired Equivalent Privacy atau WEP dan Wi-Fi Protected Access atau WAP. WEP atau yang sering disebut Shared Key Autenthication, merupakan metoda pengamanan jaringan nirkabel (wireless) dengan otentifikasi kecocokan kunci yang di berikan client pada access point. Sedangkan WAP merupakan metoda keamanan yang dibuat untuk melengkapi metoda WEP dengan menambahkan decryption.

Cara Kerja Access point

Seperti telah dijelaskan sebelumnya, bahwa access point merupakan gerbang penghubung perangkat nirkable deng jaringan lokal. Access point bekerja dengan menyediakan koneksi antara jalur data sinyal RF yang dibentuk oleh wifi dengan jalur data elektrik yang dibentuk oleh kabel Ethernet. Selain itu, access point juga melakukan pengontrollan akses, enkripsi data, toleransi kesalahan, serta manajemen jaringan.

fungsi access point

Ketika terdapat perangkat client yang mencoba mengakses jaringan melalui access point, access point akan menentukan untuk mengijinkan atau tidak mengijinkan perangkat tersebut untuk terhubung dengan jaringan. Untuk melakukan ini, access point akan menjalankan fitur kontrol pengaksesan yang dimilikinys. Kemudian fitur keamanan access point akan bekerja.

Access point akan mengenkripsi sandi, memeriksa kecocokan sandi pada access point dengan sandi yang diberikan perangkat. Perangkat tersebut akan diijinkan terhubung dengan jaringan jika sandi yang diberikan cocok.

Baca Artikel Menarik Lainnya : Pengertian Harddisk Beserta Dan Cara Kerja

Selanjutnya access point akan berfungsi sebagai DHCP yang memberikan alamat IP untuk perangkat tersebut. Misalkan anda mencoba mengakses internet melalui jaringan wireless di sebuah café. Maka sirkuit jaringan nirkabel pada perangkat mobile anda akan mengkoneksikan diri dengan access point pada café tersebut.

cara kerja access point

Setelah terkoneksi dengan access point, jendela peramban (browser). Yang kita buka akan menampilkan laman berisi permintaan untuk memasukkan kata sandi agar anda bisa terhubung dengan jaringan. Jika kata sandi yang anda masukkan tepat, access point akan mengijinkan anda untuk terhubung dengan jaringan.

Access point akan memberikan alamat IP kepada perangkat anda sehinga perangkat dapat berkomunikasi dengan perangkat lain dalam jaringan lokal.

Demikian artikel mengenai pengertian access point beserta fungsi dan cara kerjanya ini. Dengan menggunakan access point, jangkauan koneksi serta jumlah perangkat yang dapat terhubung dengan jaringan lokal anda bisa bertambah. Selain itu penambahan perangkat dapat dilakukan dengan cepat dan mudah.

Pengertian Repeater Beserta Fungsi

Pengertian Repeater Beserta Fungsi

Pengertian Repeater Beserta Fungsi – Apakah Anda pernah mengalami kesulitan mendapatkan koneksi wifi di rumah. Maupun di kantor karena koneksi wifi berada di luar jangkauan?

Tentu setiap orang yang berlangganan paket internet tidak ingin dirugikan dengan keterbatasan jangkauan akses sinyal wifi. Namun karena beberapa hal, seringkali kita mengalami gangguan. Untuk mendapatkan jangkauan wifi yang berada di sekitar kita.

Jika kita menempatkan PC atau pun laptop kita cukup jauh dari pemancar wifi. Maka kita akan kesulitan menangkap sinyal wifi tersebut. Sebagai contoh lain jika kita berada di ruang tertentu. Dimana terdapat sekat pemisah cukup banyak yang memisahkan kita dari transmitter wifi. Maka kita juga akan mengalami kesulitan untuk mendapatkan sinyal wifi tersebut.

Nah untuk mengatasi hal tersebut, kita bisa menggunakan sebuah perangkat yang dinamakan repeater. Perangkat ini biasanya berbentuk seperti box dengan beberapa antena, minimal 2 antena (beberapa tipe lain ada yang tidak dilengkapi antena). Lebih lanjut mengenai pengertian repeater beserta fungsi dan cara kerjanya, simak penjelesannya dibawah ini.

Pengertian Repeater

Repeater merupakan perangkat yang berfungsi untuk menerima sinyal yang berisi data dalam suatu jaringan. Dengan menggunakan repeater maka jangkauan jaringan akan lebih luas. Repeater menerima sinyal dan kemudian memancarkan kembali sinyal yang identik dengan sinyal asal, tetapi dengan cara yang berbeda. Umumnya repeater memancarkan kembali sinyal tersebut dalam frekuensi yang berbeda dari frekuensi sinyal asal.

Oleh karena fungsi utamanya, yaitu untuk memperluas jangkauan jaringan wifi, maka repeater ini sering juga disebut sebagai wifi extender. Selain itu karena juga berfungsi sebagai penguat sinyal.

Maka terkadang orang dan teknisi jaringan juga sering menyebut repeater sebagai wifi booster. Jadi jika Anda menemui istilah tersebut di pasaran. Anda tidak perlu bingung karena semuanya merujuk pada perangkat yang sama, yaitu repeater.

Repeater sendiri terdapat beberapa macam tipe, yaitu 1) telephone repeater, 2). Optical communications repeater, dan 3) radio repeater. Masing-masing repeater memiliki fungsi spesifiknya tergantung peruntukkannya.

Tipe repeater yang pertama adalah telephone repeater. Sesuai dengan namanya, Anda pasti sudah bisa menebak. Telephone repeater adalah jenis repeater yang digunakan pada saluran telepon.

Pada saluran kabel telepon, biasanya sinyal akan terdegradasi karena jarak tempuh yang jauh. Oleh karena itu repeater harus digunakan agar sinyal yang diterima oleh pengguna telepon jelas.

Baca Artikel Menarik Lainnya : Awal Mula Komputer Pribadi

telephone repeater

Pada telepon, sinyal dikirimkan secara dua arah. Hal ini menyebabkan sistem kerja repeater pada telephone repeater ini lebih kompleks. Pada sistem ini tidak boleh terjadi interfensi antara gelombang sinyal yang satu dan yang lainnya.

Untuk menghindari adanya feedback yang mungkin akan menggangu alur komunikasi. Selain di darat, telephone repeater juga digunakan sebagai sarana komunikasi di bawah laut. Atau yang lebih dikenal dengan istilah submarine cable repeater.

Jenis repeater yang kedua adalah optical communications repeater. Repeater ini berfungsi untuk memperkuat jangkauan sinyal di dalam kabel serat optik (fiber optic cable). Di dalam serat kabel optik, informasi digital secara fisik berwujud sebagai light pulses.

Light pulses (Dalam bahasa indonesia disebut pulsa cahaya) tersebut terbentuk dari foton. Foton tersebut bisa tersebar secara acak di dalam kabel serat optik.

Optical communications repeater

Untuk memperkuat sinyal, biasanya di dalam kabel serat optik terdapat fototransistor. Yang berfungsi untuk mengubah pulsa cahaya tersebut ke bentuk sinyal elektrik. Yang kemudian akan diperkuat oleh amplifier.

Setelah itu sinyal elektrik akan dikonversi kembali menjadi pulsa cahaya oleh bantuan sinar laser. Namun kini kebanyakan kabel serat optik telah bisa melakukan penguatan sinyal tanpa memerlukan transformasi pulsa dan sinyal.

Tipe repeater yang ketiga kita sebut dengan istilah radio repeater. Repeater jenis ini, seperti namanya, berfungsi untuk memperkuat sinyal radio. Pada umumnya repeater jenis ini mempunyai satu antena yang berfungsi sekaligus sebagai receiver dan transmitter. Repeater tipe ini akan mengubah frekuensi sinyal yang diterimanya sebelum dipancarkan kembali. Sinyal yang dipancarkan sinyal repeater ini akan mampu menembus objek penghalang.

Radio Repeater

Radio repeater mempunyai banyak jenis. Beberapa di antaranya adalah broadcast relay station, microwave relay, passive repeater, cellular repeater, dan digipeater. Sistem kerja repeater yang sering digunakan untuk memperkuat sinyal wifi pada jaringan komputer umumnya menggunakan repeater jenis ini.

Fungsi Repeater

Fungsi repeater adalah untuk memperluas jangkauan jaringan wifi. Perangkat keras pada repeater telah diprogram untuk menerima sinyal wifi dari transmitter untuk kemudian diperkuat. Setelah sinyal diperkuat, maka repeater tersebut akan menyebarkan kembali sinyal tadi. Dengan demikian jangkauan wifi akan lebih luas.

Cara Kerja Repeater

Repeater berfungsi untuk memperluas jangkauan jaringan wifi. Hal ini dilakukan dengan cara menerima sinyal data dan kemudian dipancarkan lagi. Sebelum dipancarkan kembali, sinyal yang telah masuk ke repeater diperkuat terlebih dahulu.

Cara Kerja Repeater

Pada dasarnya repeater mempunyai dua jenis komponen di dalamnya. Komponen yang pertama bertugas untuk menerima data sinyal dari transmitter. Sedangkan Komponen yang kedua berfungsi memancarkan kembali data sinyal tersebut. Namun sebelum data sinyal tersebut dipancarkan kembali, perangkat keras pada repeater ini akan melakukan pengubahan frekuensi sehingga sinyal data yang dipancarkan menjadi lebih kuat. Dengan demikian maka sinyal pun akan menjadi lebih kuat dan jangkauannya pun akan lebih luas.

Di dalam pemrosesan sinyal data yang masuk ke dalamnya, repeater mempunyai dua sistem yang umumnya digunakan. Sistem tersebut adalah analog repeater dan digital repeater. Pada analog repeater, sinyal data dikirimkan dalam bentuk data analog dimana konsumsi daya listrik berbanding lurus dengan amplitudo atau besarnya sinyal yang dikirimkan. Sedangkan digital repeater mengirimkan sinyal data dalam bentuk digital. Data digital dikirim dalam bentuk binary, yaitu diwakili oleh angka 1 dan 0. Selain itu digital repeater juga melakukan proses tambahan pada data sinyal yang diproses.

Pengertian Hub Beserta Fungsinya

Pengertian Hub Beserta Fungsinya

Pengertian Hub Beserta Fungsinya – Ada kalanya kita ingin melakukan pertukaran data antara komputer yang satu dan komputer yang lainnya. Cara untuk memindahkan data tentunya ada berbagai cara. Mulai dari cara yang paling sederhana sampai cara yang efisien.

Cara paling sederhana dalam pertukaran data adalah dengan cara meng-copy data. Melalui media simpan portable seperti USB flashdisk, HDD external. Maupun CD. Data yang telah dipindahkan ke media simpan portable tersebut. Kemudian dipindahkan kembali ke komputer dimana kita ingin menyimpan data tersebut.

Cara yang lebih modern yang mulai berkembang belakangan ini. Adalah dengan melakukan sinkronisasi data melalui media simpan online. Atau yang lebih dikenal dengan istilah cloud storage.

Dengan metode ini, kita bisa menyimpan data pada suatu komputer yang kemudian disinkronisasikan dengan cloud storage. Kemudian pada komputer lain kita bisa mengakses file yang terdapat pada cloud storage tersebut.

Dan melakukan sinkronisasi kembali. Maka ketika kita melakukan perubahan data pada komputer pertama. Cloud storage akan memperbaharui data yang kemudian disinkronisasi ke komputer yang lain.

Cara sinkronisasi menggunakan cloud storage memang sangat handal. Terutama untuk berbagi data ketika kita memerlukan kolaborasi dalam akses data dari komputer-komputer yang terpisah jauh. Namun cara ini kurang cocok bila kita lakukan misalnya untuk kepentingan rumah yang relatif kecil. Maupun untuk pertukaran data internal di dalam sebuah kantor.

Untuk itu biasanya kita akan menggunakan sebuah perangkat yang bisa menerima data dari komputer satu. Kemudian diteruskan ke komputer lainnya. Perangkat tersebut bernama hub atau biasanya lebih dikenal dengan istilah network hub. Di dalam artikel ini kita akan membahas mengenai pengertian hub beserta fungsi dan cara kerjanya.

Pengertian Hub

Hub atau lebih dikenal dengan istilah network hub adalah sebuah perangkat. Yang berfungsi untuk menghubungkan komputer yang satu dengan komputer lainnya dalam suatu sistem jaringan.

Komputer yang terhubung melalui hub ini dapat saling bertukar informasi satu sama lain. Namun tidak hanya terbatas pada komputer saja. Segala perangkat yang berhubungan dengan komputer dapat dihubungkan dengan hub ini.

Pada umumnya hub ini memiliki banyak port ethernet. Semua perangkat yang terhubung melalui port ini akan terhubung pada jaringan LAN, yang pada akhirnya bisa melakukan komunikasi antar perangkat untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi kinerja masing-masing perangkat.

Hub memiliki sistem kerja yang mirip dengan switch. Hanya saja jika pada switch, data yang ditransfer akan diteruskan ke port yang spesifik (port yang memang menjadi tujuannya). Sementara itu pada hub, data yang diterima akan dikirimkan ke seluruh perangkat yang terkoneksi ke dalam port tersebut. Sehingga dalam kasus ini hub tidak melakukan penyaringan maupun pengalihan ke jaringan lainnya.

Dengan demikian, jika ada sebuah hub dengan 8 port dan ada 5 port yang aktif, maka data yang masuk akan diteruskan ke 5 port yang aktif tersebut. Hal ini tentu menjamin bahwa informasi dapat terkirim dengan baik. Namun dari segi efisiensi tentu kurang bagus dikarenakan akan menghabiskan bandwidth jaringan. Oleh karena itu pada umumnya orang lebih memilih switch daripada hub.

Fungsi Hub

Pengertian Hub Beserta Fungsinya – Hub memiliki fungsi yang memungkinkan perangkat yang terhubung dengan untuk saling bertukar informasi. Dengan demikian komputer yang terhubung pada hub ini akan bisa bertukar data. Pada umumnya hub ini digunakan pada sistem jaringan LAN kecil yang memiliki kompleksitas jaringan yang tidak terlalu tinggi. Secara umum hub sendiri dibedakan menjadi 3 macam, yaitu 1) passive hub, 2) active hub, dan 3) intelligent hub.

Hub dengan 24 port

Passive hub adalah hub yang mempunyai kemampuan untuk menerima dan mengirimkan data dari dan ke komputer yang terhubung ke hub tersebut. Sedangkan active hub adalah hub yang menerima data dari perangkat yang terhubung dengannya, kemudian mempunyai kemampuan memperkuat data sebelum dikirimkan ke perangkat lain yang terhubung pada hub tersebut.

Jenis terakhir adalah intelligent hub, yaitu hub yang dilengkapi dengan fungsi-fungsi tambahan tertentu. Melalui fungsi-fungsi tambahan tersebut, hub tipe ini bisa melakukan pengaturan dan pengawasan kepada arus pergerakan data pada hub tersebut.

Cara Kerja Hub

Hub bekerja dengan cara menerima data dari perangkat yang terhubung ke dalam port-nya dan mengirimkan ke perangkat lain yang terhubung ke port hub tersebut. Hub tidak bisa mendeteksi tujuan pengiriman data. Jadi hub akan mengirimkan data ke semua perangkat yang terhubung pada hub, tidak seperti switch yang akan mengirimkan data ke perangkat yang dimaksud.

Hal tersebut membuat pengiriman data melalui hub tidak begitu efisien karena hub mengirimkan data pada semua port secara bersamaan. Hal ini akan membuat penggunaan bandwidth jaringan melonjak. Oleh karena itu biasanya kalau kita menggunakan hub, maka koneksi pada komputer menjadi lambat.

cara kerja hub

Pada kasus menghubungkan 2 komputer, kita cukup menggunakan kabel UTP saja. Maka kedua komputer tersebut sudah bisa terhubung. Namun pada kasus komputer yang lebih banyak, misalnya saja 10 komputer.

Baca Artikel Menarik Lainnya : Pengertian Topologi Bus Pada Jaringan Komputer

Maka kita membutuhkan hub ini untuk mengirim data dari komputer yang satu dan diteruskan ke 9 komputer lainnnya. Ketika hub menerima paket data dari 1 komputer tersebut, maka informasi akan dikirimkan ke 9 komputer lainnya.

Meskipun mungkin data pada hub tersebut diteruskan ke semua perangkat yang terhubung pada hub tersebut, pada kenyataannya data hanya akan diproses pada salah satu perangkat yang menjadi tujuan paket data tersebut.

Dengan demikian ketika hub mengirimkan data pada semua perangkat yang terhubung, maka bandwidth jaringan akan overload. Sebagai akibatnya kecepatan akses data pada jaringan tersebut akan melambat.

Hub ini memang cukup efektif untuk menghubungkan jumlah komputer yang tidak terlalu banyak. Namun ketika jumlah komputer yang dihubungkan lebih banyak lagi, maka hub ini akan menjadi kendala. Pada saat itulah perangkat seperti switch digunakan.

Pengertian Switch Beserta Fungsi Switch

Pengertian Switch Beserta Fungsi Switch

Pengertian Switch Beserta Fungsi Switch – Jaringan komputer adalah salah satu bidang ilmu dalam jurusan IT. Selain bidang Pemrograman dan Database. Setiap lulusan IT biasanya akan memilih salah satu bidang untuk ditekuni.

Sesuai dengan minat dan bakatnya masing-masing. Jika lebih suka menulis kode program maka mengambil bidang pemrograman. Jika suka menyusun database dari aplikasi maka mengambil bidang database.

Begitu juga jika mengambil bidang jaringan komputer. Maka akan bekerja dengan sistem yang menghubungkan dua atau lebih komputer untuk bisa bertukar data atau informasi.

Secara umum, jaringan komputer adalah sebuah disiplin ilmu yang berhubungan dengan komunikasi antara sistem komputer dan perangkat lainnya. Mereka akan saling tersambung satu sama lain dan memiliki kemampuan untuk melakukan pertukaran data.

Pengertian Switch

Membicarakan tentang jaringan komputer tentu tidak jauh dari pembahasan. Tentang apa saja perangkat yang digunakan dalam bidang tersebut. Perangkat untuk jaringan komputer ini lebih sering kita kenal dengan sebutan network device. Beberapa contoh dari network device adalah NIC, repeater, modem, bridge, router, hub, dan switch.

Banyak orang yang kesulitan untuk membedakan berbagai perangkat jaringan yang disebutkan di atas. Terutama membedakan antara switch dengan hub. Apalagi di internet banyak sekali pengertian dari Switch.

Yang berasal dari sumber yang berbeda dan ternyata mengandung arti yang agak berbeda pula. Namun menurut kebanyakan sumber, Switch adalah sebuah perangkat jaringan pada komputer.

Yang menghubungkan perangkat pada sebuah jaringan komputer. Dengan menggunakan pertukaran paket untuk menerima. Memproses dan meneruskan data ke perangkat yang dituju.

Perbedaan utama dengan hub adalah dari data yang dikirim atau diteruskan. Switch hanya mengirim data kepada perangkat yang memang membutuhkannya. Dan tidak mengirimkan data yang sama kepada semua perangkat yang berada pada jaringan tersebut.

Baca Artikel Menarik Lainnya : Pengertian Topologi Bus Pada Jaringan Komputer

Switch juga dianggap sebagai jembatan dengan banyak port yang menggunakan alamat dari hardware. Untuk memproses dan mengirimkan data pada layer kedua dari model OSI. Beberapa jenis switch juga bisa memproses data pada layer ketiga.

Dengan menambahkan fungsi routing yang biasanya memakai alamat IP untuk melakukan pengiriman paket. Itulah sebabnya mengapa ada yang membedakan switch menjadi dua jenis, yaitu switch layer dua dan switch layer tiga.

Sekilas informasi mengenai model OSI, adalah sebuah konsep yang memetakan perihal susunan komunikasi pada jaringan komputer. Susunan tersebut dibagi menjadi 7 layer, mulai dari layer pertama physical.

Layer kedua data link, layer ketiga network, layer keempat transport, layer kelima session, layer keenam presentation, dan yang terakhir adalah application. Setiap layer memiliki tugas masing-masing dan akan meneruskan data ke layer berikutnya.

Fungsi Switch

Fungsi utama dari sebuah switch adalah menerima informasi dari berbagai sumber yang tersambung dengannya. Kemudian menyalurkan informasi tersebut kepada pihak yang membutuhkannya saja. Tetapi selain itu switch juga memiliki fungsi lainnya yang berkaitan dengan area komunikasinya di layer kedua.

Fungsi selanjutnya dari switch adalah melakukan verifikasi terhadap setiap paket yang didapatkannya. Sebelum mengarahkannya ke tempat yang dituju. Selanjutnya switch berfungsi untuk mengirimkan data ke lokasi yang dituju. Switch juga berfungsi untuk mengatur paket data yang akan dikirimkan. Entah itu mau diperkuat atau justru dibatasi jumlah paketnya.

Fungsi switch yang hampir sama dengan hub adalah sebagai titik pusat dari koneksi jaringan. Semua data dan informasi yang diterima akan dipusatkan di dalam switch terlebih dahulu sebelum disalurkan melalui jaringannya.

Sebagai titik pusat, kondisi switch akan sangat mempengaruhi kondisi dari jaringannya. Jika switch yang dipakai berkualitas buruk atau bahkan terjadi kerusakan. Maka akan menimbulkan gangguan di seluruh jaringan.

Fungsi switch yang terakhir adalah sebagai repeater dan splitter. Maksud dari repeater adalah sebagai penguat jaringan. Switch bisa dipakai untuk memperluas area cakupan dari jaringan yang dibuat tanpa membutuhkan kabel yang panjang.

Sedangkan fungsi splitter adalah sebagai pemecah jaringan. Hal ini biasanya dilakukan di kantor yang memiliki banyak lantai. Sehingga setiap lantai dapat memiliki jaringan tersendiri, meskipun sebenarnya berada dalam satu jaringan utama yang sama.

Perbedaan Switch Dan Hub

Sebagaimana disebutkan sebelumnya, beberapa orang mungkin agak bingung untuk membedakan antara switch dengan hub, padahal jika diteliti lebih lanjut ternyata ada beberapa perbedaan diantara keduanya.

Perbedaan yang telah sedikit dibahas adalah mengenai cara kerjanya. Hub hanya berfungsi untuk menerima dan mengirimkan informasi yang diterimanya. Sedangkan switch tidak hanya melakukan penerimaan dan pengiriman saja tetapi juga melakukan pengecekan dan pemrosesan.

Hal tersebut dipengaruhi oleh perbedaan berikutnya, yaitu layer tempat mereka bekerja. Switch memiliki area kerja di layer kedua yaitu data link, sedangkan hub berada pada layer satu atau physical sehingga memiliki fungsi yang hampir sama dengan kabel yaitu menyalurkan data saja.

perbedaan switch dan hub

Switch tentu saja lebih handal daripada hub karena melakukan penyeleksian terhadap perangkat yang terhubung dengannya. Dengan demikian switch bisa mengetahui darimana informasi berasal dan hendak dibawa kemana. Sedangkan hub akan langsung menerima dan mengirim informasi ke semua perangkat yang tersambung padanya.

Berkat sistem seleksi tersebut tentunya membuat kinerja switch menjadi lebih cepat. Karena bisa langsung mengirim data ke tempat yang sesuai. Sedangkan hub terhambat karena mengirim data secara menyeluruh.

Perbedaan lain adalah pada sisi pengaturan. Hub sama sekali tidak bisa diatur, sedangkan switch bisa mengatur perangkat mana yang bisa terhubung dengannya. Serta bisa membagi satu jaringan menjadi dua atau lebih.

Sistem switch lebih aman karena memeriksa dulu sebelum menerima dan mengirimkan data. Sedangkan hub akan langsung menerima dan mengirimnya secara utuh. Perbedaan yang terakhir adalah mengenai harganya. Dengan adanya berbagai kelebihan dari switch yang telah disebutkan di atas tentunya bukan hal yang aneh jika harga switch jauh lebih mahal daripada harga hub.

Pengertian Bridge Beserta Fungsi

Pengertian Bridge Beserta Fungsi

Pengertian Bridge Beserta Fungsi – Untuk jaringan internet dengan komputer yang terlalu banyak dengan hanya mengandalkan satu jaringan LAN, biasanya jika terjadi suatu masalah pada jaringan, maka semua komputer akan terkena dampaknya. Belum lagi jika kondisi geografis bangunan cukup besar dan luas, tentunya akan menjadi masalah tersendiri jika hanya terdapat satu jaringan LAN saja.

Mengatasi hal ini, terdapat alat-alat yang mampu mengantisipasi masalah tersebut sekaligus meningkatkan performa LAN, misalnya repeater, bridge, atau router. Dalam artikel kali ini, akan dibahas mengenai pengertian bridge, fungsi bridge, kelebihan dan kekurangan bridge, serta cara kerja bridge.

Pengertian Bridge

Bridge atau network bridge yang dalam istilah bahasa Indonesia disebut dengan jembatan jaringan merupakan sebuah komponen jaringan yang banyak dipergunakan untuk memperluas jaringan atau membuat segmen jaringan. Bridge mampu menghubungkan sesama jaringan LAN (Local Area Network) komputer. Selain itu, bridge juga digunakan untuk mengubungkan tipe jaringan komputer yang berbeda seperti Ehernet. Bridge akan memetakan alamat Ethernet dari setiap titik yang ada pada masing-masing segmen jaringan kemudian menyeleksi dan hanya memperbolehkan perpindahan data yang diperlukan melalui jaringan.

Bridge biasanya menggunakan topologi tree. Artinya, hanya ada sebuah rute untuk berbagai tujuan transmisi atau paket data yang akan dipindahkan. Dara akan menempuh beberapa jalur. Yang seringkali mengakibatkan keterlambatan transmisi data.

Ibaratnya sebuah paket, bridge berguna untuk menentukan segmen tujuan dan sumber. Jika segmen sama, maka paket akan ditolak, sementara jika segmen berbeda, maka paket akan diteruskan ke segmen tujuan.

Cara kerja bridge jauh lebih canggih daripada repeater, walau begitu belum secanggih router. Bridge bekerja pada lapisan data link layer model OSI (Open System Interconnection).

Dengan model OSI, bridge mampu menghubungkan jaringan komputer yang menggunakan metode transmisi yang berbeda atau medium access control yang berbeda. Berbeda dengan router yang bekerja pada lapisan jaringan dan repeater yang bekerja pada lapisan fisik.

Fungsi Bridge

Secara umum, bridge adalah alat yang berfungsi untuk menghubungkan dua jaringan. Bridge juga berfungsi untuk memecah satu jaringan yang besar menjadi dua jaringan lebih kecil sehingga akan meningkatkan performa jaringan. Fungsi bridge lainnya secara detail dapat dijabarkan dalam beberapa poin berikut :

1. Sebagai Penghubung Dua Jaringan di Tempat Jauh

Secara geografis, misalnya saja di sebuah universitas, terdapat beberapa bangunan yang terpisah cukup jauh. Akan lebih ekonomis untuk memiliki LAN yang terpisah di masing-masing bangunan dan menghubungkannya dengan bridge, dibanding jika harus menyambungkan semua tempat dengan menggunakan kabel koaksial.

2. Otonomi dari Masing-masing Jaringan

Seperti di jaringan perkantoran, setiap departemen memiliki kepentingannya masing-masing, memiliki komputer pribadi, workstation, dan servernya sendiri. Setiap departemen yang tujuan berbeda akan lebih baik dengan jaringan yang berbeda namun terhubung dengan menggunakan bridge.

3. Untuk Mengakomodasi Beban Jaringan

Misalkan di sebuah universitas banyak workstation yang kelebihan beban karena banyak dipakai oleh mahasiswa dan dosen untuk dipakai meminta file yang berada di mesin file server untuk diunduh ke mesin pengguna berdasarkan permintaan. Jika ukuran file besar, maka akan menghambat penyimpanan di LAN tunggal, sehingga akan lebih baik menggunakan dua LAN yang dihubungkan dengan bridge.

Kelebihan dan Kekurangan Bridge

Perangkat bridge

Sebagai sebuah jembatan jaringan, bridge memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri. Kelebihan bridge adalah ia hanya bisa bekerja pada lapisan Data Link, sehingga tidak dimungkinkan terjadinya transmisi dari satu protokol ke protokol lainnya. Selain itu, bridge juga mampu mendukung beberapa protokol seperti NetBEUI dan LAT yang tidak mungkin dilayani oleh router.

Walau begitu, bridge memiliki kekurangan seperti tidak dimungkinkannya transmisi melalui jalur atau protokol yang berbeda. Selain itu, bridge juga hanya meneruskan paket dari satu jaringan ke jaringan lainnya dengan kecepatan 10 MBPS. Bridge juga hanya meneruskan transmisi tanpa bisa menerjemahkan komunikasi antar protokol.

Cara Kerja Bridge

Untuk memahami cara kerja bridge, bridge dapat diibaratkan seperti ‘repeater yang cerdas’. Repeater bekerja dengan cara menerima sinyal yang datang dari sebuah kabel jaringan, melakukan amplifikasi pada sinyal tersebut, kemudian mengirim sinyal tersebut ke kabel jaringan lainnya. Repeater melakukan kerjanya ini secara buta tanpa memperhatikan isi pesan yang terkandung dalam sinyal tersebut.

Cara kerja bridge

Kontras dengan kerja repeater, bridge merupakan alat yang sedikit lebih cerdas. Bridge mampu memahami isi dari sinyal yang datang. Bridge mampu menerima sinyal dan secara otomatis menemukan alamat tiap-tiap komputer di dua jaringan yang terhubung melalui bridge. Kemudian bridge juga mampu memilah pesan yang datang dari satu sisi jaringan, kemudian melakukan broadcast di jaringan lainnya, namun jika dan hanya jika sinyal pesan dari satu jaringan tersebut memang ditujukan untuk diinfokan pada jaringan yang lain.

Baca Artikel Menarik Lainnya : Berbagai Jenis Internet Dan Fungsinya

Sebagai contoh, misalnya bridge digunakan untuk menghubungkan departemen marketing dan departemen keuangan di suatu perusahaan, dengan masing-masing departemen memiliki server tersendiri. Bridge kemudian bekerja agar kedua jaringan tidak saling membuat macet. Bridge mampu menghubungkan satu komputer di departemen marketing dan satu lainnya di departemen keuangan ketika dibutuhkan. Dengan begitu, secara keseluruhan kinerja kedua jaringan tersebut meningkat.

Pengertian LAN Card Beserta Fungsi

Pengertian LAN Card Beserta Fungsi

Pengertian LAN Card Beserta Fungsi – Jaringan komputer bukan lagi hal yang asing bagi masyarakat. Mereka yang berada di perkantoran atau di warnet konvensional maupun warnet untuk game online.

Tentu akrab dengan istilah jaringan komputer. Di dalam sebuah jaringan komputer, tiap komputer terhubungkan satu sama lain oleh salah satu perangkat jaringan, semisal LAN Card.

Siapapun yang menginginkan fasilitas jaringan komputer dapat memanfaatkan jasa LAN Card ini. Katakanlah jaringan internet, printer jaringan, atau sekedar menghubungkan semua komputer yang ada. Anda dapat memanfaatkan keberadaan LAN Card ini.

LAN atau Local Area Network merupakan sejenis jaringan yang menghubungkan dua komputer atau lebih ke suatu jaringan. Untuk memungkinkan terjadinya koneksi sebuah komputer dengan jaringan komputer maka dibutuhkan LAN Card.

Singkat kata, LAN Card sangat akrab keberadaannya dan dapat ditempel di komputer, atau cukup diintegerasikan dengan perangkat keras utama yang ada di komputer. Penjelasan lebih lanjut mengenai pengertian LAN card, fungsi LAN card beserta cara kerjanya bisa anda simak dibawah ini.

Pengertian LAN Card

NIC (Network Interface Card) atau lebih akrab dipanggil LAN Card merupakan perangkat keras jaringan yang berbentuk seperti kartu, dimana fungsi utamanya adalah menghubungkan dua atau lebih komputer / perangkat komputer guna melakukan pertukaran data.

Perangkat ini dapat dihubungkan dengan jaringan komputer menggunakan alamat MAC. Dengan adanya perangkat ini, setiap komputer bisa terhubung dengan jaringan yang dimaksud. Bentuk LAN Card yang sedemikian itu menjadikannya mirip seperti kartu kredit. Ada beberapa tipe LAN Card yang banyak ditemui, misalnya PCMCIA Card yang dapat digunakan di laptop.

Salah satu hal yang menarik dari LAN Card adalah ada banyak cara untuk menghubungkan LAN Card ke komputer. Ada yang dihubungkan melalui port PCI yang ada di dalam komputer. Sementara ada pula yang sudah ‘tertanam’ dalam motherboard komputer.

Baca Artikel Menarik Lainnya : Cara Perawatan Jaringan Komputer

Bagi pengguna laptop tak perlu khawatir karena laptop generasi terbaru sudah dilengkapi oleh LAN Card yang terintegrasi dan bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan jaringan komputer kabel ataupun nirkabel.

Terkait dengan PCI Card yang ada di dalam PC komputer, di dalamnya terdapat port Ethernet yang merupakan tempat dimana pengguna menaruh kabel jaringan. Satu hal yang perlu dipahami adalah, LAN Card yang kita gunakan menentukan protokol-protokol yang digunakan pada jaringan.

Bentuk Port LAN Card

Agar dapat melakukan pertukaran data antar komputer, kabel jaringan perlu dihubungkan dengan LAN Card atau Network Interface Card alias NIC. Seperti yang telah disinggung sebelumnya. Perangkat ini memungkinkan dua komputer atau lebih tersambung dengan suatu jaringan komputer.

Seperti jaringan rumah atau Internet menggunakan kabel LAN yang dilengkapi oleh konektor RJ-45. Popularitas dan murahnya harga LAN Card merupakan alasan utama mengapa komputer dewasa ini seakan-akan wajib menjadikan perangkat ini sebagai salah satu komponen utama yang harus terpasang di motherboard.

Fungsi LAN Card

Sebagaimana perangkat komputer lainnya, penemuan LAN Card tak lepas dari keinginan untuk mendapatkan fungsi atau manfaat tertentu, seperti:

  1. Mewujudkan koneksi fisik bagi masing-masing komputer. Keberadaan LAN Card ‘dapat menyatukan’ semua komputer dalam satu jaringan tertentu. Di saat yang sama, LAN Card bekerja dengan cara membukakan ‘pintu’ bagi semua komputer yang ingin dihubungkan dengan jaringan tersebut.
  2. Menyediakan saluran data. LAN Card tak hanya dengan membukakan pintu bagi masing-masing komputer yang terhubung, tapi juga memberi jalan keluar atas aliran data antar komputer.

Cara Kerja LAN Card

Dua atau lebih komputer tidak akan dapat terhubung satu sama lain jika tidak menggunakan perangkat jaringan, semisal LAN Card. Perangkat keras ini menghubungkan tiap komputer ke jaringan dengan menggunakan alamat MAC.

Kinerja LAN Card tidak lepas pengaruhnya dari OSI (Open System Interconnectioons). OSI ini merupakan model teoretis di sebuah jaringan komputer, dan terdiri dari 7 lapisan.

Dua lapisan pertama OSI merupakan lapisan fisik dan juga lapisan data link. Masing-masing lapisan OSI memungkinkan lapisan lain untuk tetap independen. Upaya meng-upgrade atau mengganti satu layer.

Tidak akan mempengaruhi independensi lapisan lain. Hal ini berarti bahwa jika ada perangkat yang menggantikan LAN card, elemen komputer lainnya, seperti protokol, tidak akan berubah.

Cara Kerja LAN Card

Fungsi data link dari LAN Card lah yang menyediakan fasilitas penerimaan data biner dari jaringan pada tataran perangkat keras. LAN Card dapat mengenali aliran ini dan bahkan mampu memeriksa kesalahan yang ada.

Ketika seorang pengguna komputer yang terhubung dengan jaringan menyalakan komputernya, maka akan terlihat 2 (dua) buah lampu: Satu berwarna hijau, dan satunya lagi berwarna jingga.

Lampu jingga akan terus menyala ketika lapisan data link dihubungkan. Hal ini mengindikasikan bahwa kabel tersebut bekerja, ada jaringan dan terdapat aliran data. Adapun lampu kedua, yakni lampu hijau, akan muncul begitu lapisan berikutnya diaktifkan.

Sebuah LAN Card dapat berkomunikasi satu sama lain dalam satu jaringan komputer jika dalam jaringan tersebut terdapat switch atau jika ada dua atau lebih komputer. Jika komputer di jaringan Anda ingin terhubung satu sama lain, maka komputer-komputer tersebut harus dihubungkan ke sebuah router atau switch yang berada dalam jaringan yang sama.

Pengertian Router Beserta Fungsi

Pengertian Router Beserta Fungsi

Pengertian Router Beserta Fungsi – Dalam dunia komputer, tidak selamanya kita hanya menggunakan komputer maupun laptop saja. Seringkali komputer yang kita gunakan baik di kantor maupun di rumah, harus dihubungkan dengan perangkat lainnya untuk beberapa keperluan, misalkan untuk berbagai file.

Semisal tempat Anda bekerja mempunyai banyak devisi. Andaikata kantor Anda tersebut berlokasi di sebuah gedung bertingkat. Suatu ketika Anda sedang mengerjakan proyek di lantai satu dan Anda diharuskan untuk mengirimkan data proyek tersebut kepada devisi lain di lantai yang lain (misal lantai dua dan tiga).

Untuk menjamin efektivitas dalam jam kerja, penggunaan jaringan lokal sangat diperlukan, dan perangkat yang paling efisien untuk mengolah berbagai jenis jaringan, baik jaringan lokal (LAN), MAN dan lainnya adalah router.

Pengertian Router

Pengertian Router Beserta Fungsi – Router adalah perangkat jaringan yang berfungsi untuk menganalisis paket data yang ditransmisikan dalam sebuah jaringan ke jaringan yang lainnya. Router juga mempunyai fungsi untuk menentukan apakah sumber dan tujuan transmisi berada pada jaringan yang sama ataupun harus ditransfer dari satu jaringan ke jaringan lainnya, dimana membutuhkan pengkodean informasi untuk data protocol yang baru.

Pada tahun 1980, setelah melalui riset yang panjang yang diawali dari Departemen Pertahanan Amerika Serikat, akhirnya konsep pertama router dibuat. Router ini mempunyai bentuk selayaknya komputer mini yang didedikasikan untuk melakukan proses enkripsi. Kini, router modern mempunyai kecepatan yang tinggi dalam mengirimkan, mentransmisi maupun melakukan manajemen data dalam jaringan komputer.

Fungsi Router

Seperti telah dibahas sebelumnya, router mempunyai fungsi untuk menganalisis paket data yang masuk ke dalamnya. Paket data yang masuk kemudian akan melewati skema penyeleksian untuk menentukan jalur paling optimal untuk mengirimkan data dari satu jaringan ke jaringan lainnya. Data yang masuk ini akan dikempokkan ke dalam tabel routing. Proses routing sendiri dibedakan menjadi dua jenis, yaitu static routing dan dynamic routing.

Static routing merupakan salah satu jenis routing yang mengharuskan admin yang secara manual mengatur dan mengonfigurasi tabel routing sekaligus menenentukan masing-masing rute yang harus dipilih. Dikarenakan konfigurasi tabel routing yang diatur secara manual, semua data jaringan yang masuk dan keluar melalui proses routing ini selalu melalui jalur yang sama.

Skema untuk static routing

Oleh karena selalu melalui jalur yang sama, static routing mempunyai kelebihan jika kita menggunakannya untuk keperluan pertukaran data dalam jaringan. Namun static routing memiliki kekurangan. Jika salah satu atau beberapa titik pada tabel routing bermasalah, maka harus dilakukan perbaikan secara manual dan umumnya tidak cocok untuk mengatur jaringan yang mempunyai kompleksitas tinggi dengan area yang luas seperti di perusahaan.

Skema untuk dynamic routing

Di lain pihak, dynamic routing dapat membuat tabel routing berdasarkan asal dan tujuan data yang terlibat dalam routing untuk kemudian dipilihi jalur yang optimal. Pada dynamic routing ini fungsi router diutamakan untuk memilih jalur pertukaran transmisi data berdasarkan perubahan susunan logika secara real-time tergantung banyaknya titik jaringan yang terlibat dalam sistem routing tersebut.

Cara Kerja Router

Seperti kita ketahui sebelumnya, router ini menghungkan jaringan satu dengan lainnya dan memfasilitasi transmisi diantara kedua jaringan tersebut. Secara sederhana router setidaknya memerlukan dua kartu jaringan atau yang dikenal dengan istilah Network Interface Card (NIC) yang secara fisik dipasang pada jaringan yang satu, dan satunya pada jaringan yang lain. Gambar berikut memberikan contoh sederhana jika kita memiliki dua buah jaringan yang akan kita hubungkan melalui sebuah router.

cara kerja router 2 jaringan

Jumlah jaringan yang terhubung pada router dapat disesuaikan dengan kapasitas masing-masing router yang kita gunakan. Jika kita hanya menghubungkan router hanya dengan dua jaringan saja, tentu hal tersebut sangatlah mudah dan sederhana. Namun ketika kita berhadapan dengan jaringan besar dan juga kompleks, maka pengaturan router akan menjadi kompleks juga.

Sebagai contoh jika kita akan menghubungkan tiga jaringan dengan menggunakan beberapa router, maka kita bisa menghubungkannya secara berantai seperti pada kasus sebelumnya atau dengan menghubungkan masing-masing jaringan ke masing-masing router seperti diperlihatkan dalam skema pemasangan berikut ini.

cara kerja router 3 jaringan

Sistem kerja pengiriman data jaringan pada router ini mirip dengan prinsip rangkaian listrik seri dan paralel. Sebagai contoh pada konfigurasi 1 di atas. Pada konfigurasi ini, andaikata kita akan mengirimkan informasi dari subnet A ke subnet C.

Baca Artikel Menarik Lainnya : Pengertian LAN Card Beserta Fungsi

Jika salah satu router bermasalah, baik router A maupun router C. Maka data jaringan yang kita kirimkan dari subnet A ke subnet C akan mengalami kendala. Dan tidak akan tersampaikan sebagaimana seharusnya.

Hal tersebut tidak akan terjadi seandainya ada sebuah router lain yang menghubungkan jalur antara subnet A dan subnet C. Sebagai contohnya adalah konfigurasi 2. Pada konfigurasi ini seandainya kita akan mengirimkan informasi yang sama, yaitu dari subnet A ke subnet C. Jika router C bermasalah, maka aliran informasi dari subnet A ke subnet C masih bisa tersampaikan. Karena sistem router akan memilih jalur melalui router A dan kemudian dilanjutkan melalui router B.

Pada dasarnya router akan memilih jalur tercepat. Agar informasi yang kita kirimkan dari subnet yang satu ke subnet yang lainnya dapat terkirim secara optimal. Pada konfigurasi 2 di atas, jika kita akan mengirimkan data dari subnet A ke subnet C. Secara logika jalur melewati router C akan lebih cepat dibandingkan melalui dua router A dan B. Namun hal ini terlihat jelas karena kita masih melibatkan tiga jaringan dan tiga router. Lalu bagaimana jika jaringan kita lebih kompleks lagi?

Router memiliki pencatatan metric prefix yang tertuang dalam tabel routing. Setiap alur transmisi jaringan akan memiliki metric prefix-nya masing-masing. Dari metric prefix ini kemudian router membuat tabel routing.

Pada saat kita mengirimkan suatu data dari jaringan yang satu ke jaringan yang lainnya. Router akan memilih metric prefix dalam tabel routing yang menunjukkan nilai paling optimal. Dan meneruskan informasi yang kita kirim melalui jalur tersebut.

Apa Itu Perangkat Jaringan Komputer?

Apa Itu Perangkat Jaringan Komputer?

Apa Itu Perangkat Jaringan Komputer? – Dua komputer atau lebih dapat saling terhubung dan berbagai sumber data dikarenakan adanya perangkat jaringan yang menjembatani kedua komputer tersebut. Perangkat keras jaringan komputer merupakan perangkat yang digunakan untuk mencapai tujuan dari fungsi jaringan komputer itu sendiri.

Seperti berbagi sumber daya, berkomunikasi dan lain sebagainya. Sudah tahukah anda apa saja perangkat-perangkat jaringan komputer tersebut? Simak macam-macam perangkat jaringan komputer dibawah ini:

1. Router

Router - Apa Itu Perangkat Jaringan Komputer?

Router merupakan perangkat jaringan yang berfungsi menghubungkan dua jaringan atau lebih sehingga data dapat dikirim dari satu jaringan ke jaringan yang lain. Dengan menggunakan router, kita bisa menghubungkan dua jaringan yang berbeda, contoh 192.168.2.0/24 dapat terhubung dengan jaringan 200.200.200.0/24.

Sekilas cara kerja router bisa dibilang mirip dengan bridge, yakni sama-sama meneruskan paket data, membagi jaringan menjadi beberapa segmen atau menyatukan segmen-segmen jaringan tersebut, hanya saja router berada pada lapisan ketiga OSI.

2. Wireless Card

Wireless Card - Apa Itu Perangkat Jaringan Komputer?

Wireless card merupakan salah satu perangkat jaringan yang dapat menghubungkan dua device secara nirkabel atau tanpa menggunakan media kabel. Dengan menggunakan wireless card, dua komputer atau lebih dapat saling terhubung melalui jaringan wifi, tanpa harus menggunakan kabel jaringan.

Laptop saat ini kebanyakan sudah dilengkapi dengan wireless card didalamnya, jadi kita tidak perlu membelinya secara terpisah, berbeda dengan komputer yang terlebih dahulu kita harus membelinya secara terpisah.

3. LAN Card.

LAN Card - Apa Itu Perangkat Jaringan Komputer?

Sama halnya dengan perangkat jaringan yang lain, LAN card juga berfungisi menghubungkan dua atau lebih komputer dengan menggunakan media kabel. Perangkat ini biasanya banyak digunakan dalam jaringan LAN.

LAN card juga bertugas mengubah aliran data yang berbentuk paralel menjadi bentuk serial, sehingga dapat ditransmisikan melalui media jaringan seperti kabel UTP.

4. Modem

Modem

Modulator demodulator atau yang sering disingkat dengan modem merupakan perangkat jaringan yang memiliki fungsi mengubah sinyal digital menjadi sinyal analog atau sebaliknya.

Data yang diberikan kepada komputer ke modem umumnya berbentuk sinyak digital. Maka dari itu, ketika modem mendapatkan data berbentuk sinyal analog, modem harus merubahnya terlebih dahulu menjadi sinyal digital agar dapat diproses lebih lanjut oleh komputer.

5. Bridge

Bridge

Bridge merupakan perangkat jaringan yang memiliki fungsi memperluas suatu jaringan sekaligus membuat sebuah segmen jaringan.

Cara kerja bridge yaitu mengenali alamat MAC yang mentransmisi sebuah data ke jaringan, kemudian bridge akan membuat tabel internal secara otomatis, dimana tabel ini dapat menentukan segmen mana yang akan dirouting maupun yang akan difilter.

6. Hub

Hub

Hub merupakan salah satu perangkat jaringan yang bertugas mengubah sinyal transmisi jaringan, dimana hal tersebut dimaksudkan agar kedua komputer atau lebih dapat saling terhubung.

Hub tidak dapat mengatur alur jalannya suatu data, sehingga setiap paket data yang melewati hub akan dibroadcast ke semua port sampai paket data yang dimaksud sampai ke tujuan. Hal inilah membuat paket data yang dikirim mengalami collision atau tabrakan data.

7. Switch

Switch

Switch merupakan perangkat jaringan yang memiliki fungsi yang hampir sama dengan hub, tetapi perangkat ini ‘lebih pintar’ dari hub karena dapat mengatasi masalah collision data. Tidak hanya itu, switch juga memiliki beberapa kelebihan seperti kecepatan transfer data maupun luas jaringan yang jauh lebih bagus dari hub.

Selain itu, switch tidak hanya digunakan untuk membagi sinyal tetapi juga memfilter paket data kemudian meneruskannya ke jaringan yang dituju.

8. Kabel Jaringan

Kabel Jaringan

Kabel jaringan merupakan media transmisi berbentuk kabel yang digunakan untuk menghubungkan dua komputer atau lebih untuk saling bertukar data.

Ada beberapa jenis kabel yang biasa digunakan, seperti kabel utp, stp, coxial maupun fiber optik. Biasanya, jenis kabel yang digunakan tergantung pada jenis topologi jaringan yang digunakan.

9. Repeater

Repeater

Repeater adalah perangkat jaringan yang memiliki fungsi memperluas jangkauan sinyal wifi dari server agar perangkat lain bisa terhubung.

Cara kerja dari repeater itu sendiri adalah dengan menerima sinyal dari server, kemudian memancarkannya kembali dengan jangkauan yang lebih luas dan kuat, denagn kata lain sinyal yang lemah dapat dipancarkan kembali menjadi lebih kuat dan luas.

10. Access Point

Access Point

Access point ini terdiri dari antenna dan transceiver yang digunakan untuk transmisi dan menerima sinyal dari client atau sebaliknya. Dengan adanya AP ini, kita dapat terhubung dengan jaringan LAN secara nirkabel.

Dengan kata lain, access point ini berfungsi menghubungkan dua jenis jaringan yang berbeda, yaitu antara jaringan wireless dan jaringan LAN.

Dengan adanya beberapa perangkat jaringan yang telah disebutkan diatas, kedua komputer atau lebih bisa saling terhubung dan saling bertukar data. Simak juga mengenai macam-macam topologi jaringan. Agar anda tahu beberapa struktur atau konsep sebelum anda membangun sebuah jaringan.

Baca Artikel Menarik Lainnya : Pengertian Router Beserta Fungsi

Ketahui Pengertian FTP Beserta Fungsi

Ketahui Pengertian FTP Beserta Fungsi

Ketahui Pengertian FTP Beserta Fungsi – Ketika anda mendownload suatu file di internet, pernahkan anda berfikir bagaimana bisa kita mendownload file tersebut? Terus ketika kita mengupload suatu file, bagaimana semua itu bisa terjadi?

Itu semua karena peran dari FTP. FTP atau File Transfer Protocol merupakan protokol internet. Yang digunakan untuk urusan pengiriman data dalam jaringan komputer. Seperti upload dan download file yang dilakukan oleh FTP client dan FTP server.

Baca Artikel Menarik Lainnya : Pengertian Hub Beserta Fungsinya

Layanan FTP bisa diatur menjadi FTP public, dimana semua orang bisa mengakses data-data yang ada di server FTP dengan mudah. Selain dapat diatur menjadi FTP public, layanan FTP ini juga bisa diatur agar tidak semua orang dapat mengakses data-data yang ada di server, jadi hanya pengguna terdaftar saja yang memiliki izin untuk mengakses data-data tersebut.

FTP berkerja menggunakan salah satu protokol yang dapat diandalkan untuk urusan komunikasi data antara client dan server, yaitu protokol TCP (lebih tepatnya menggunakan port nomor 21). Dengan adanya protokol ini, antara client dan server dapat melakukan sesi komunikasi sebelum pengiriman data berlangsung.

Terus apa perbedaan antara FTP client dan FTP server?

FTP server merupakan server yang bertugas memberikan layanan pengiriman/ tukar menukar data kepada FTP client dengan syarat FTP client harus meminta (request) terlebih dahulu kepada FTP server.

Sedangkan FTP client merupakan komputer/ perangkat yang meminta layanan tukar menukar data kepada FTP server. Setelah terkoneksi dengan FTP server, FTP client dapat melakukan proses download, upload dan lain sebagainya sesuai dengan izin yang telah diberikan oleh FTP server sebelumnya.

Cara Kerja FTP

Satu-satunya metode yang digunakan oleh FTP adalah metode autentikasi standar, dimana diperlukan username dan password untuk mengakses data-data yang ada pada FTP server.

Pengguna yang terdaftar (memiliki username dan password) memiliki akses penuh pada beberapa direktori-direktori. Beserta file-file yang ada di dalamnya sehingga pengguna yang terdaftar tersebut. Dapat membuat, menyalin, memindahkan atau bahkan menghapus direktori-direktori tersebut.

Untuk cara kerjanya, terlebih dahulu FTP client harus meminta koneksi kepada FTP server. Jika sudah terhubung dengan FTP server maka FTP client dapat melakukan pertukaran data seperti upload dan download data.

Manfaat dari FTP

  • Kita dapat melakukan pertukaran file antar komputer dengan mudah, walaupun file tersebut memiliki ukuran yang besar
  • Bagi pemilik website, dengan adanya FTP, mereka dapat melakukan backup website mereka dengan mudah
  • Kita dapat melakukan indirect maupun implicit remote computer
  • FTP menyediakan transfer data yang reliable dan efisien.

Kesimpulan

Jadi FTP merupakan protokol yang digunakan untuk keperluan transfer/ tukar menukar data antar komputer (client dan server), dimana dengan adanya FTP, kita bisa melakukan upload dan download file dengan mudah.

Sekian untuk artikel hari ini. Semoga tulisan saya mengenai pengertian FTP beserta cara kerja dan manfaatnya bermanfaat dan mudah anda pahami.

Pengertian Newsgroup Beserta Fungsi

Pengertian Newsgroup Beserta Fungsi

Pengertian Newsgroup Beserta Fungsi – Sebagai makhluk sosial, sudah menjadi naluri bagi manusia untuk saling berdiskusi dan berbagi informasi untuk kehidupan yang lebih baik serta wawasan yang lebih luas. Kemajuan teknologi di sekitar tahun 1970-1980-an memungkinkan manusia untuk saling berbagi informasi tanpa harus bertatap muka, yaitu dengan memanfaatkan Newsgroup.

Baca Artikel Menarik Lainnya : Pengertian Access Point Beserta Fungsi

Hingga masa kini, newsgroup terus mengalami perkembangan, yang juga merambah ke dunia media sosial seperti Facebook, Twitter, hingga Windows Messenger. Walaupun sistemnya berbeda-beda, namun fungsi newsgroup biasanya sama. Ingin mempelajari lebih detail mengenai pengertian newsgroup, hirarki newsgroup, fungsi newsgroup, dan perbedaan newsgroup dengan mailing list? Simak penjelasannya dalam artikel berikut.

Pengertian Newsgroup

Newsgroup, seperti namanya yang berasal dari kata news (berita) dan group (kelompok) merupakan sebuah kelompok untuk berdiskusi mengenai suatu berita atau topik tertentu. Newsgroup disalurkan oleh UseNet, yaitu jaringan kelompok diskusi yang terdistribusi secara global.

Usenet sendiri pertama kali dicetuskan oleh mahasiswa pascasarjana bernama Tom Truscott dan Jim Ellis pada tahun 1979, yang kemudian dibangun sistemnya pada tahun 1980. Usenet dapat digunakan oleh user (pengguna) untuk membaca dan mengirim pesan dan artikel ke satu kategori atau lebih yang disebut dengan nama Newsgroup. Dalam banyak hal, Newsgroup hampir menyerupai dengan Bulletin Board System, yang juga merupakan cikal bakal forum di Internet yang banyak ditemukan di masa kini.

Newsgroup memerlukan software untuk membaca pesan-pesan yang terdapat di dalamnya, software tersebut dinamakan dengan Newsreader. Protokol yang digunakan pada Newsgroup adalah NNTP (Network News Transfer Protocol), yaitu protokol yang berfungsi untuk bertukar isi berita dalam jaringan Usenet.

Hirarki Dalam Newsgroup

Pengertian Newsgroup Beserta Fungsi – Berbeda dengan Bulletin Board System, newsgroup memiliki hirarki tersendiri untuk mengelompokkan beberapa tema sehingga mempermudah pengguna untuk mengatur info apa saja yang ingin dibaca dan memudahkan pengguna untuk menyimpan berita. Hirarki yang terdapat dalam newsgroup cukup banyak jumlahnya, namun yang paling umum ada 8 hirarki pada newsgroup :

Hirarki dalam Newsgroup

  1. comp.* : Singkatan dari computer, digunakan untuk diskusi yang bertopik seputar komputer.
  2. news.* : Digunakan untuk obrolan seputar usenet.
  3. sci.* : Digunakan untuk diskusi mengenai topik ilmu pengetahuan (science).
  4. rec.* : Digunakan untuk diskusi yang berkaitan dengan refreshing/rekreasi (game, hobi).
  5. soc.* : Digunakan untuk diskusi mengenai topik-topik sosial (sejarah, sosiologi, dsb).
  6. talk.* : Digunakan untuk topik-topik yang sering diperdebatkan seperti politik/agama.
  7. misc.* : Singkatan dari miscellaneous (aneka rupa), untuk topik beraneka ragam yang tidak ada dalam hirarki di atas.
  8. humanities.* : Digunakan untuk diskusi topik yang berhubungan dengan literatur/filsafat.

Hirarki tersebut dikenal pula dengan hirarki Usenet. Awalnya, hanya ada 7 hirarki yang dikenal dengan “Big Seven”, yaitu keseluruhan hirarki di atas dengan pengecualian humanities. Tujuh hirarki ini dibentuk pada tahun 1986-1987, setelah sebelumnya semua topik digabungkan dalam hirarki (alt.*). Namun seiring perkembangannya, pada tahun 1995, ditambahkan hirarki humanities.* yang mengubah “Big Seven” menjadi “Big Eight”.

Jadi, misalkan seseorang mengakses newsgroup seperti rec.arts.sf.starwars.games, bisa dipastikan bahwa newsgroup tersebut merupakan kelompok diskusi yang berisikan topik recreational (rekreasi) yang bisa jadi berisikan diskusi mengenai game mengenai Starwars.

Sebetulnya tidak hanya delapan hirarki yang ada pada newsgroup, bahkan jumlahnya lebih banyak lagi. Misalnya saja ada hirarki yang digunakan untuk menunjukkan diskusi pada negara tertentu, misalnya aus.* (untuk Australia), cn.* (untuk China), hk.* (untuk Hong Kong), dan masih banyak lagi.

Fungsi Newsgroup

Fungsi Newsgroup

Fungsi utama newsgroup adalah mewadahi orang-orang yang ingin berbagi informasi mengenai berbagai hal yang diketahuinya dan juga orang-orang yang ingin berdiskusi mengenai hal tersebut. Secara singkat, fungsi-fungsi lainnya dari newsgroup dapat dirangkum dalam beberapa poin berikut :

  1. Mengumpulkan orang-orang yang memiliki minat sama untuk saling berdiskusi.
  2. Media berbagi pengetahuan tentang berbagai hal yang positif untuk pengembangan wawasan.
  3. Memangkas kebutuhan tempat dan waktu banyak orang untuk berdiskusi. Tiap orang tidak lagi harus berada di satu tempat dan waktu yang sama untuk bisa saling berbagi informasi.

Perbedaan Newsgroup dengan Mailing List

Walaupun memiliki fungsi yang relatif sama, namun terdapat perbedaan antara newsgroup dan mailing list yang disajikan dalam beberapa poin berikut berikut.

1. Keanggotaan

Terdapat perbedaan sistem antara newsgroup dan mailing list di sistem keanggotaan. Jika pada mailing list pengguna harus mendaftar terlebih dahulu di suatu kelompok diskusi untuk bisa melihat dan mengikuti perkembangan obrolan, pada newsgroup pengguna tidak perlu mendaftarkan diri dan dapat langsung bergabung untuk diskusi.

2. Akses Informasi

Perbedaan kedua ada pada cara mengakses informasi yang ada. Pada mailing list, para pengguna akan mendapatkan email yang berisikan informasi yang dibagikan oleh salah satu anggota kelompok, berbeda dengan newsgroup yang jika seseorang ingin mengetahui info tertentu, ia harus lebih proaktif untuk mencari newsgroup yang sesuai dengan kebutuhannya.

3. Update Berita Terbaru

Pada sistem mailing list, anggota dalam suatu kelompok akan selalu mendapatkan informasi terbaru dalam waktu seketika, karena sistem pembagian informasi langsung dikirim dan sampai di inbox anggota milist. Berbeda dengan newsgroup, jika kurang aktif membuka newsgroup, bisa dipastikan ada sedikit banyak ketertinggalan informasi yang telah dibagikan ketika tidak membuka newsgroup.

4. Kapasitas Penyimpanan

Jika sebuah mailing list memiliki anggota yang sangat aktif. Akan ada banyak informasi yang dibagikan, yang bisa memakan kapasitas penyimpanan email sehingga lebih cepat penuh. Belum lagi dengan adanya spam atau info-info yang tidak dibutuhkan oleh anggota milist. Beda halnya dengan newsgroup yang tidak dalam bentuk email sehingga akun email seseorang tidak akan terbebani. Informasi terbaru yang belum tentu sangat dibutuhkan.